Soal Ijazah Robi Barus, PDIP Persilakan KPU-Bawaslu Gelar Penyelidikan

Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE, saat ditemui di ruang fraksi PDIP Gedung DPRD Kota Medan. [foto: hendra/indhie]

MEDAN | Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Medan, Hasyim SE menegaskan, persoalan ijazah Robi Barus yang memiliki dua ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) diserahkan sepenuhnya kepada penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) untuk dituntaskan.

“Sebagai penyelenggara Pemilu, KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan silakan saja melakukan penyelidikan terhadap ijazah kader partai PDIP, Robi Barus. Menurut laporan masyarakat yang melaporkan ke KPU dan Bawaslu Kota Medan, ada dugaan palsu terhadap ijazah tersebut,” kata Hasyim kepada wartawan di Medan  pada Kamis (1/8/2019).

Hasyim mengungkapkan, Ketua Umum PDIP telah menginstruksikan kadernya agar bijak dan transparan untuk menyikapi kader dalam masalah. “Posisi partai kalau ada kader yang bermasalah, silahkan pihak yang terkait dalam hal ini aparat hukum untuk menindaklanjuti. Kalau salah, silahkan lanjutkan. Kalau tidak dan jika ini memang benar tidak ada persoalan, pihak terkait juga harus buat klarifikasi,” jelas anggota DPRD Kota Medan itu.




Berita Terkait: 
Dilapori Masyarakat, Caleg PDIP Robi Barus Diklarifikasi KPU Medan
Bawaslu Medan Bentuk Tim Investigasi Selidiki Double Ijazah Caleg PDIP
Himmah Minta Bawaslu Kota Medan Usut Ijazah Caleg PDIP


Hasyim mengungkapkan, persoalan ijazah Robi sudah pernah muncul pada tahun 2015. Saat itu Hasyim juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Medan periode 2014-2019. “Saat itu sudah dikonfirmasi bahwa kedua ijazah kelulusan tahun 1989 yang dimiliki Robi benar. Tentunya sebagai partai, kita percayakan kepada yang bersangkutan,” bebernya.

Dikatakannya, pada pendaftaran pencalonan periode 2019-2024, laporan masyarakat ada lagi ke KPU Kota Medan, terkait dua  ijazah yang dimiliki Robi. Menurut laporan masyarakat itu, bagaimana caranya dalam satu tahun yang sama, bulan yang sama dan tanggal berbeda bisa menyelesaikan penidikan tingkat SMA.

“Ini ‘kan menjadi polemik berkepanjangan baik terhadap Robi dan partai, apabila KPU, Bawaslu dan aparat kepolisian tidak menuntaskan persoalan ini,” ujar Hasyim. (*)


Laporan: Hendra

Cari di INDHIE

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Double Ijazah Robi Barus Dilaporkan ke Kapolri dan Polda Sumut – indhie
  2. Serius, Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Medan Serius Harus Dipidanakan – indhie
  3. Serius, Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Medan Harus Dipidanakan – indhie

Leave a Reply