Singapura Larang Masuk Seluruh Pengunjung dari China

Lawrence Wong, Menteri Pembangunan Nasional dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Virus Wuhan Singapura, memberikan pernyataan pada Jum'at (31/1/2020). [foto: Gaya Chandramohan/ChannelNewsAsia)

SINGAPURA | Singapura akan melarang semua pengunjung dari China. Kementerian Kesehatan Singapura, mengatakan, mulai Sabtu (1/2/2020), semua pelancong China dan orang asing yang telah mengunjungi China dalam dua minggu terakhir tidak akan diizinkan masuk atau transit melalui Singapura. Demikian dikutip dari berita AssociatedPress dan ChannelNewsAsia, pada Jumat (31/1/2020).

Larangan ini membuat Singapura menjadi negara di kawasan Asia Tenggara yang pertama melakukan pelarangan masuk pengunjung dari China dengan memperketat kontrol di wilayah perbatasan mereka. Keputusan ini merupakan kebijakan yang diperluas dari pembatasan akses masuk yang telah diberlakukan sebelumnya.

“Pengunjung baru dengan sejarah perjalanan baru-baru ini ke China tidak akan diizinkan memasuki Singapura,” kata Menteri Pembangunan Nasional, Lawrence Wong, yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Coronavirus Singapura pada Jumat (31/1/2020).

Singapura mengatakan, kebijakan ini akan efektif diberlakukan pada Sabtu (1/2/2020) besok. Semua pelancong China dan orang asing yang telah mengunjungi China dalam dua minggu terakhir tidak akan diizinkan masuk atau transit melalui Singapura.

Dikatakan, visa jangka pendek dan kunjungan ganda yang sebelumnya dikeluarkan untuk mereka yang memiliki paspor China, juga akan ditangguhkan. Warga Singapura yang pernah ke China, tetap diizinkan kembali ke Singapura tetapi akan dikenakan karantina selama 14 hari.




BACA JUGA: 


Singapura sebelumnya hanya melarang pelancong China dari provinsi Hubei, pusat penyebaran penyakit Coronavirus tersebut. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, langkah yang diperluas itu karena virus telah menyebar.

Kementerian Kesehatan Singapura, pada Jumat (31/1/2020) juga telah memasang klarifikasi di situs resminya, hingga 30 Januari 2020, tidak ada warga lokal Singapura yang terjangkit Coronavirus. “Semua kasus yang terkonfirmasi di Singapura merupakan warga China yang datang dari Wuhan,” demikian pengumuman klarsifikasi di situs itu.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan, di Singapura ada 13 kasus coronavirus terkonfirmasi, 164 tes negatif dan 49 kasus yang masih menunggu hasil tes.

Pemerintah Singapura sebelumnya juga mengatakan, mereka sedang berusaha melacak setidaknya 2.000 pengunjung dari Hubei yang tiba bulan Januari ini.

Singapura merupakan salah satu tujuan utama turis dari China. Lebih dari 3 juta turis China berdatangan setiap tahun ke Singapura, untuk liburan maupun berbelanja. (*)

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. #Coronavirus: Hanya 10 Hari, China Selesai Bangun Rumah Sakit Gunung Dewa Api – indhie

Leave a Reply