Calon Rektor Unimed 2023-2027, Prof Baharuddin Raih Suara Terbanyak

Hasil pemilihan Senat Unimed diserahkan ke Mendikbudristek untuk ditetapkan.
Prof Dr Baharuddin MPd. [foto: dok Unimed]

MEDAN | Prof Dr Baharuddin ST MPd mendapat suara terbanyak dalam pemungutan suara Calon Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) 2023-2027). Baharuddin mendapatkan 46 suara, disusul Dr Erond Litno Damanik MSi 3 suara, Dr Marice MHum 2 suara, dan Dr Jamalum Purba MSi 1 suara.

Demikian hasil Rapat Senat yang dipimpin Ketua Senat Prof Dr Syawal Gultom MPd dengan agenda penyaringan Calon Rektor Unimed periode 2023-2027 pada Kamis (13/4/2023) di di Ruang Sidang A Lt. III Gedung Administrasi Unimed. Rapat senat ini dihadiri oleh utusan dari Kemdikbudristek yakni Andi Irawan dan Adi Sulistyo, staf Diktiristek, dan seluruh 52 Anggota Senat Unimed.

Selesai penyaringan calon rektor, Ketua Senat Prof Syawal Gultom menyampaikan rasa syukur karena rapat senat dengan agenda penyaringan Calon Rektor Unimed Periode 2023 – 2027 berjalan dengan lancar, aman dan tidak ada kendala.

“Maka hari ini, dalam rapat senat kita menetapkan dan mengesahkan tiga calon rektor hasil penyaringan yaitu Prof Dr Baharuddin ST MPd, Dr Erond Litno Damanik MSi dan Dr Marice MHum. Selanjutnya kita akan menyampaikan hasil penetapan Calon Rektor Unimed ini kepada Menteri Dikbudristek,” kata Syawal seperti dilansir dari laman resmi unimed pada Kamis (13/4/2023)



Sebelumnya, dalam pemaparan visi dan misi, Prof Dr Baharuddin ST MPd menyampaikan visinya menjadi Universitas Unggul dan Berdaya Saing Global dalam Penyelengaraan Tridharma Perguruan Tinggi, serta Pengembangan IPTEKS dan Budaya. Hal itu diraih dengan melakukan peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sumber daya manusia, efektivitas dan efisiensi pengelolaan institusi, kerja sama nasional dan internasional, keterlibatan masyarakat, dan mewujudkan program studi terakreditasi internasional.

Prof Dr Baharuddin ST MPd lahir di Ulusalu Bastem, Sulawesi Selatan pada 31 Desember 1966 dan merupakan guru besar di Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan, jurusan Teknik Elektro.

Ia mengenyam pendidikan S1 di Universitas Negeri Makassar Jurusan Pendidikan Teknik Elektro dan Universitas Islam Sumatera Utara Jurusan Teknik Elektro. Kemudian melanjutkan studi S2 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) pada tahun 1994-1997 dengan jurusan Pengembangan Kurikulum. Baharuddin memantapkan pendidikan S3 di Universitas Negeri Jakarta dengan memilih jurusan Teknologi Pendidikan pada 2009-2012.

Baharuddin pernah dianugerahi Ketua Prodi Berprestasi III Tahun 2015 di UNIMED dan mendapatkan Tanda Kehormatan Satpalancana Karya Satpa XX Tahun dari Presiden RI. (*)


Laporan: Dhabit Siregar

Cari di INDHIE