Amerika Serikat Umumkan Status Darurat Nasional COVID-19

Presiden AS, Donald Trump, saat mengumumkan status darurat nasional, dan di sebelahnya Dr Deborah Birx, Koordinator Coronavirus Gedung Putih, dalam konferensi pers tentang COVID-19 di Gedung Putih, Washington, Jumat, 13 Maret 2020. [Foto: Evan Vucci/AP]

WASHINGTON | Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan, status darurat nasional menghadapi pandemi Coronavirus Desease 2019 (COVID-19), di Gedung Putih Washington, pada Jum’at (13/3/2020). “Saya secara resmi mendeklarasikan darurat nasional,” kata Trump, dilansir dari AssociatedPress, pada Sabtu (14/3/2020) WIB.

Pemerintah AS juga menggelontorkan US$50 miliar (Rp735 Triliun lebih, kurs Rp14.700) untuk pemerintah negara bagian dan lokal dalam  merespons krisis COVID-19 di AS. “Kami akan mengalahkan ancaman ini,” kata Trump pada konferensi pers itu, “Ketika Amerika diuji, Amerika bangkit.”

Trump juga mengumumkan serangkaian tindakan eksekutif, termasuk kemitraan publik-swasta untuk memperluas kemampuan pengujian COVID-19ke warga AS. Status ini juga dapat mengesampingkan peraturan federal untuk memberi dokter dan rumah sakit fleksibilitas dalam merawat pasien.



Sementara itu, tambahan dana darurat, sudah disetujui Kongres pekan lalu yaitu sebesar US$8,3 miliar untuk pengujian gratis, gaji saat sakit hingga ketentuan cuti keluarga. Paket darurat ini di antaranya untuk adanya kepastian akan gaji yang terus mengalir -bagi orang yang mengkarantina diri sendiri atau merawat orang lain- sehingga dapat mencegah warga AS jatuh dalam kesulitan keuangan. Dana darurat itu menawarkan tiga bulan gaji keluarga dan cuti medis. Pengusaha kecil dan menengah juga akan diberi insentif melalui kredit pajak.

Paket ketiga pencegahan COVID-19 di AS juga sedang dibahas antara pemerintah dan parlemen AS. Kemungkinan besar ini untuk mencapai langkah-langkah yang lebih agresif untuk meningkatkan ekonomi AS.

Pandemi COVID-19 telah menyebar hingga pucuk kekuasaan yang dinilai mempunyai sistem proteksi yang lebih kuat. Hingga kini, di antara mereka yang dites positif adalah istri perdana menteri Kanada, pembantu utama pemimpin Iran, Walikota Miami, pejabat Brasil yang bertemu dengan Trump, seorang menteri Kabinet Australia yang bertemu dengan Jaksa Agung AS hingga putri Trump sendiri, Ivanka Trump. (*)


BACA JUGA: 

Bagikan:

Cari di INDHIE

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. COVID-19 di Indonesia: Sabtu 14 Maret, 96 Kasus, 5 Meninggal, 8 Pulih – indhie
  2. Sabtu 14 Maret, COVID-19 di Indonesia: 96 Kasus Positif, 8 Pulih, 5 Wafat – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*