KPOTI Sumut Audensi ke Disbudpar Sambil Bermain Egrang

Pengurus KPOTI Sumut berfoto bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata usai audensi sekaligus silaturahim di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut, Kamis (30/9/2020). [Foto: Hendra/ist]

MEDAN | Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Provinsi Sumatera Utara melakukan audiensi ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sambil bermain egrang, Kamis (30/9/2020) di halaman kantor dinas tersebut.

Kunjungan untuk silaturahmi sekaligus memaparkan program kegiatan KPOTI Sumut diantaranya pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) dan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN).

Kehadiran Pengurus KPOTI Sumut disambut oleh Kepala bidang Seni dan Kebudayaan Drs.H. Muchlis M.Si beserta Kepala seksi Pengembangan Nilai Budaya Torang Hutagaol dan, Kepala seksi Perfilmman dan Ekonomi Kreatif Suprianto SSos MAP.



Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap didampingi Sekretaris Umum Agus Salim Samosir dan pengurus lainnya mengatakan, rangkaian program yang sudah dilaksanakan oleh KPOTI Sumut selama 7 bulan pasca diberikannya mandat oleh KPOTI Pusat.

KPOTI Sumut sudah banyak melakukan kegiatan sosialisasi dalam upaya pemajuan kebudayaan melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia. “Kami juga sudah menyerahkan mandat di 33 Kabupaten/ Kota, dan saat ini teman- teman daerah sedang melakukan hal yang sama dengan kami melakukan sosialisasi dan bersilaturahmi dalam upaya menggali, membumikan dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia sesuai amanat UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Bahkan, KPOTI daerah sudah menyiapkan pojok bermain di daerahnya masing-masing,” ungkap Agustin

“Selain bersilaturrahmi, kami mengajak untuk membangun sinergi dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Sesuai surat perintah KPOTI Pusat dan surat dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan tentang penyelenggaraan program Pekan Kebudayan Daerah dan Pekan Kebudayaan Nasional, KPOTI Sumut harus segera melakukan kordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata karena perhelatan akbar PKD dan PKD akan digelar pada bulan Oktober 2020 ini,” ujar Agus

Sekretaris Umum KPOTI Sumut, Agus Salim Samosir menambahkan, audensi ini sekaligus ingin mendiskusikan persiapan teknis penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah. “Karena adanya perubahan rencana kegiatan yang seharusnya dilaksakan secara luring menjadi daring atau virtual. Proses seleksi akan tetap kita gelar secara berjenjang dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi sampai tingkat Nasional. Petunjuk teknis pelaksanaan sudah kita sebar ke seluruh Kabupaten/Kota dan kita tinggal menunggu hasilnya. Peserta terbaik nantinya akan di kirim untuk mengikuti Pekan Kebudayaan tingkat Nasional,”paparnya.

Kepala bidang Seni dan Kebudayaan Drs H Muchlis MSi menyambut baik kehadiran KPOTI Sumut di kantornya. “Pada prinsipnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Simut sangat mendukung dan mengapresiasi setiap kegiatan olahraga tradisional apalagi erat kaitannya dengan budaya. Kita menyaksikan bersama permainan rakyat dan olahraga tradisional ini mulai ditinggalkan seiring dengan berkembangnya zaman. Anak – anak sekarang sibuk dengan smartphone nya dan itu sangat membahayakan bagi tumbuh kembang mereka. Saya pribadi berharap dengan hadirnya Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) di Sumut ini bisa turut mencegah dan memberikan edukasi kepada generasi muda untuk tetap mepertahankan warisan nusantara ini agar tidak hilang termakan zaman,” harap Mukhlis.

Di akhir acara KPOTI Sumut bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mencoba memainkan beberapa permainan rakyat egrang dan gasing dan dilanjutkan dengan photo bersama. (*)


Laporan: Hendra

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*