Di 2020, Kelaparan Menghantui Negara-negara Afrika Bagian Selatan

Warga Afrika yang kekurangan pangan. [foto: Food and Agriculture Organization]

AFRIKA  | Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memeringatkan krisis kelaparan yang terjadi pada sekitar 16 negara-negara di benua Afrika bagian selatan, akan semakin memburuk. PBB memerkirakan, krisis ini akan berdampak pada kurang lebih 45 juta orang yang akan membutuhkan bantuan pangan mendesak. Situasi ini akan semakin buruk ketika musim siklon tahunan dimulai.

Program Pangan Dunia (World Food Programme) PBB, mengungkapkan, perkirakan jumlah orang yang menderita kelaparan itu sangat tidak aman karena perubahan iklim mendatangkan malapetaka di kawasan itu.

“Krisis kelaparan ini pada skala yang belum pernah kita lihat sebelumnya dan bukti menunjukkan itu akan semakin buruk,” kata Direktur Regional WFP untuk Afrika bagian Selatan, Lola Castro, dilansir dari Deutsche Welle (DW), pada Kamis (17/1/2020).



Menurut Castro, wilayah ini dilanda kekeringan yang berulang-ulang, banjir yang meluas, dan kesulitan ekonomi. Eswatini, Lesotho, Madagaskar, Malawi, Mozambik, Namibia, Zambia dan Zimbabwe adalah di antara kawasan yang paling terpukul akibat krisis ini.

“Banyak keluarga di seluruh wilayah itu sudah tidak makan, membawa anak-anak keluar dari sekolah dan terjerat hutang untuk mencegah kerugian pertanian,” demikian statemen WFP.

WFP mengungkap, bantuan yang dibutuhkan untuk seluruh Afrika bagian Selatan sekitar US$489 juta. Sejauh ini, mereka masih hanya mendapatkan kurang setengah dari anggaran yang dibutuhkan, yaitu US$205 juta (€ 184 juta). “Musim topan tahunan telah dimulai dan kami tidak mampu mengulangi kehancuran yang disebabkan oleh badai tahun lalu yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Castro.

Sebelumnya, Mozambik, Zimbabwe dan Malawi masih terhuyung-huyung akibat kehancuran luas yang disebabkan oleh Topan Idai pada 2019. Menurut PBB, hampir setengah dari 15 juta penduduk Zimbabwe hidup dalam kondisi ketahanan pangan kronis. WFP mengatakan pihaknya berencana untuk memberikan bantuan selama musim paceklik kepada 8,3 juta orang yang menghadapi kelaparan. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Gerombolan Bersenjata Bantai Sebuah Desa di Kamerun, 22 Orang Tewas – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*