Iran Ingatkan Presiden Perancis Karena Kerahkan Pasukan ke Teluk Persia

Sayyid Abbas Mousavi, Juru Bicara Kemenlu Iran. [foto: IRIMFA]

TEHERAN | Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Sayyid Abbas Mousavi, mengkritik Presiden Prancis, Emmanuel Macron, karena menggunakan nama palsu untuk Teluk Persia. Mousavi mengingatkan Marcron, bahwa satu-satunya nama untuk teluk di Iran selatan adalah “Teluk Persia”.

“Saya mengingatkan Tuan Macron bahwa teluk yang terletak di selatan Iran hanya memiliki satu nama dan itu adalah Teluk Persia,” tegas Mousavi dalam akun twitnya, seperti dilansir dari kantor berita Iran, Isna pada Senin (20/1/2020).

Mousavi juga menyalahkan kehadiran militer Prancis di perairan tersebut. Dia menulis, “Kehadiran militer Anda (Perancis) di Teluk Persia sama salahnya dengan penamaan Anda. Kedua kesalahan itu besar tapi dapat dikompensasikan.”




BACA JUGA:


Tanggapan dari Iran ini terjadi dua hari setelah Macron mengatakan dalam sebuah tweetnya bahwa negaranya telah mengerahkan misi Satuan Tugas Jaguar di “Semenanjung Arab dan di Teluk Arab-Persia”.

Macron mengklaim, pengerahan militer dimaksudkan untuk memperkuat keamanan maritim dalam wilayah tersebut.

Tweet Macron ini sendiri mengundang ejekan dari netizen, baik warga Perancis maupun dari negara lain terutama Iran. Di antara yang menyarankan agar Macron diminta bertanya kepada gurunya mengenai nama Teluk Persia tersebut. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*