Ini Poin-poin Kesepakatan Penghentian Perang Dagang AS-China

Perjanjian penghentian AS-China disepakati di Washington, pada Rabu (15/1/2020). [foto: Kevin Lamarque/Reuters/Financial Times]

WASHINGTON | Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping, menyepakati menghentikan sementara Perang Dagang antara kedua negara tersebut. Kesepakatan diteken di Gedung Putih, Washington, AS, pada Rabu (15/1/2020) waktu setempat.

Berikut di antara poin-poin kesepakatan China yang dilansir dari The Wall Street Journal, pada Kamis (16/1/2020)

1. Pembelian dari Amerika: China akan meningkatkan pembelian barang dan jasa dari AS sebesar US$200 miliar selama dua tahun ke depan, dengan berpatokan kondisi di 2017. Ini termasuk peningkatan pembelian barang-barang manufaktur sebesar US$77,7 miliar selama periode dua tahun. Kategori layanan teknologi, penggunaan kekayaan intelektual, diproyeksikan akan tumbuh sebesar US$37,9 miliar. Pembelian energi akan meningkat US$52,4 miliar.

2. Sektor Pertanian: meningkatkan target perdagangan sektor pertanian sebesar US$32 miliar selama dua tahun. Untuk meraih target itu, China menyetujui langkah-langkah yang memungkinkan lebih banyak akses pasar untuk produk susu AS, unggas, daging sapi, ikan, beras, dan makanan hewan peliharaan.




BACA JUGA:


3. Rahasia Dagang: mencegah dan menghukum pencurian rahasia dagang. Kesepakatan itu membuat AS dapat memulai penyelidikan kriminal dagang di China. Bisnis AS di China harus dapat beroperasi “secara terbuka dan bebas” tanpa ditekan untuk mentransfer teknologi ke mitra bisnis asing. Berbagi cetak biru teknologi “harus didasarkan pada ketentuan pasar yang bersifat sukarela dan mencerminkan kesepakatan bersama.”

4. Layanan Keuangan: menghilangkan hambatan untuk membantu lembaga perbankan AS, perusahaan asuransi dan perusahaan jasa keuangan lainnya berkembang di pasar China, dengan memberi tenggat waktu bagi China selama lima bulan mendatang untuk mengimplementasi kesepakatan ini.

5. Menyelesaikan Perselisihan Bisnis, dengan pembentukan kantor penyelesaian perselisihan.

6. Keringanan Tarif: Sebelum kesepakatan, AS sepakat memangkas tarif sampai 7,5% dari semula 15% untuk biaya yang dikenakan pada sekitar US$120 miliar produk-produk Cina. AS juga menunda tarif 15% untuk produk konsumen dengan nilai sekitar US$ 156 miliar, termasuk produk seperti smartphone, yang mulai berlaku pada Desember.

7. Mata Uang: Cina berkomitmen untuk tidak mendevaluasi mata uangnya atau melakukan intervensi terus-menerus di pasar mata uangnya. Tiongkok juga berkomitmen terhadap jadwal pengungkapan data berkala mengenai kepemilikan valuta asingnya. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*