Covid-19: China Bantu Pasokan Medis ke Iran dan Korea Selatan

Warga Iran di Teheran, saat ini memakai masker di kehidupan sehari-hari untuk mencegah penularan Covid-19. [Foto: Davoud Ghahrdar/IRNA]

TEHERAN | Wabah Covid-19 telah kian memburuk di luar China. Iran dan Korea Selatan, selain negara-negara Eropa, merupakan dua negara yang mengalami infeksi Covid-19 tertinggi di luar China. Kali ini China yang menjadi negara pusat wabah dan tentu saja lebih berpengalaman dalam Covid-19, memberikan bantuan medis ke Iran dan Korea Selatan untuk menangani Covid-19. Iran sendiri telah melarang seluruh warga China untuk memasuki wilayah Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, mengatakan pada Kamis (27/2/2020) waktu setempat, pemerintah China akan mengirimkan paket bantuan ke Iran pada hari Jumat (28/2/2020) yang terdiri dari 20 ribu alat uji Covid-19.

Dalam konferensi pers itu, Mousavi menambahkan, Iran telah mendirikan markas besar memerangi Covid-19 termasuk memasok kebutuhan medis. “Paket bantuan pertama yang ditawarkan oleh pemerintah China dan masyarakat Palang Merah China yang mencakup 20.000 alat uji virus corona, akan diserahkan besok (Jumat),” kata Mousavi, seperti dikutip dari Kantor Berita Iran, IRNA, pada Jmat (28/2/2020).

Pejabat tersebut menggarisbawahi bahwa kementerian telah menindaklanjuti pengiriman bantuan sukarela yang disediakan oleh negara-negara sahabat. Mousavi juga menghaturkan terimakasih pemerintah Iran atas bantuan yang diberikan China itu.



Sementara itu, Kedutaan Besar China di Korea Selatan pada Kamis (27/2/2020) waktu setempat, telah menyumbangkan sekitar 25.000 masker medis ke kota Daegu di Korea Selatan selatan dalam upaya mencegah wabah Covid-19.

Dilansir dari Kantor Berita China, Xinhua, pada Jumat (28/2/2020), pada Kamis (27/2/2020) menjelang sore waktu setempat, sebuah truk yang membawa masker berangkat dari Kedutaan Besar Tiongkok di Seoul ke kota Daegu, sekitar 300 km tenggara ibukota.

Sebuah spanduk digantung di luar bagasi bertuliskan, “Berjuang, Daegu! Berjuang, Korea Selatan!”

Dubes China untuk Korea Selatan, Xing Haiming, dan anggota kedutaan lainnya, menyumbangkan sekitar 25.000 masker medis ke kota Daegu, Korea Selatan, 25 Februari 2020, dalam upaya mendukung kota yang dilanda wabah Covid-19. [Foto: Kedubes China di Korsel/Xinhua]
Pada spanduk itu juga tertulis sebuah puisi dari Choe Chi-won, seorang sarjana Korea kuno yang terkenal yang pernah menempuh studi di dinasti Tang China, selama bertahun-tahun. Puisi itu berbunyi, “Jarak yang jauh tidak dapat memisahkan kita, dan kita semua hidup di dunia yang bersatu.”

Duta Besar China untuk Korea Selatan, Xing Haiming, mengatakan, China dan Korea Selatan berbagi harta dan duka serta saling membantu dalam perang melawan epidemi Covid-19. “Orang-orang China akan selalu mengingat uluran tangan yang diberikan oleh orang Korea Selatan pada saat krisis,” kata duta besar.

“Sekarang kesulitan rakyat Korea Selatan adalah kesulitan kita. Kedutaan Besar China bersedia memberikan kontribusi untuk membantu rakyat Korea Selatan dan rakyat Daegu untuk memerangi epidemi,” tambahnya.

Korea Selatan telah mengkonfirmasi 505 kasus COVID-19 pada Kamis (27/2/2020) sehingga total menjadi 1.766 kasus, dengan total kematian berjumlah 13 orang. Dari total pasien, 1.132 orang adalah penduduk di Daegu, yang menjadi pusat penyebaran virus. (*)


BACA JUGA:


Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*