Covid-19 Serbu Iran, Kematian Terbesar ke-2 Dunia Setelah China

Warga Iran di Teheran terlihat memakai masker, pada Ahad, 23 Februari 2020. [Foto: Ebrahim Noroozi/AP/Time]

TEHERAN | Data per Senin (24/2/2020) menunjukkan, Iran menjadi negara urutan dua dunia setelah China untuk kasus kematian akibat Covid-19. Juru Bicara Parlemen Iran, Asadullah Abbasi, seperti dikutip dari Kantor Berita Iran, Irna, pada Senin (24/2/2020), menyatakan, 47 warga Iran telah terkena Covid-19 postif dan 12 orang di antaranya meninggal dunia.

Kematian di Iran ini menjadi yang terbesar kedua di dunia setelah China. Setelah China dan Iran, negara yang mengalami kematian terbesar akibat COvid-19 adalah Korea Selatan dan Jepang.

Di China, Komisi Kesehatan Nasional China, melaporkan, data mereka per Ahad (23/2/2020) pukul 24.00 waktu setempat, menunjukkan ada total ada 2.592 korban jiwa di seluruh China, dari total 77.150 laporan positif Covid-19.

Kembali ke Iran, dalam konferensi persnya, Asadullah Abbasi, mengatakan, data mereka berdasarkan laporan Menteri Kesehatan Iran, Saiid Namaki. Dia menambahkan, dua kasus Covid-19 diidentifikasi berasal dari Qom, Iran. Pemerintah Iran sendiri telah membagikan masker dan desinfektan di Qom.




BACA JUGA:


Abbasi mengatakan, mereka yakin pembawa Covid-19 ke Iran dan menyebabkan penyebarannya awalnya berasal dari dari Pakistan, Afghanistan, dan China. Ketiga negara ini merupakan negara terdekat dengan Iran.

Sementara itu, dalam rilis persnya pada Ahad (23/2/2020), Presiden Iran, Hassan Rouhani, memerintahkan Menteri Kesehatan Iran, Saiid Namaki, untuk membentuk lembaga khusus dan bekerja sama dengan lembaga pemerintahan dan militer di Iran untuk mencegah berjangkitnya Covid-19.

Rouhani meminta adanya pertemuan rutin, tinjauan lapangan dan informasi terperinci mengenai kondisi Covid-19 di Iran. “Menggunakan kekuatan semua organisasi terkait untuk membantu mencegah penyebaran dan memberantas penyakit secepat mungkin dan melaporkan secara teratur kepada saya,” demikian pernyataan di situs resmi Rouhani.

Seorang pejabat tinggi World Health Organization (WHO), Adhanom Ghebreyesus, menyatakan, mereka cukup prihatian atas penyebaran virus itu di Iran. “Kami khawatir tentang situasi di Republik Islam Iran dan di Italia,” kata Ghebreyesus dalam konferensi pers di Stockholm, Senin (24/2/2020) seperti dilansir dari Associated Press. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Wabah Covid-19 Mulai Menyeberang ke Timur Tengah dan Afrika – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*