Mike Tyson Raih Rp8,8 Miliar per Bulan dari Ladang Ganja

Mike Tyson dan ganja. [Foto: internet]

CALIFORNIA | Bisnis ladang ganja Mike Tyson, kini mampu meraup Rp8,8 Miliar lebih per bulan. Tyson, mantan juara dunia tinju kelas berat itu, sudah mengawali bisnis ganja sejak 2016 lalu. Lokasi ladang ganjanya, California, memang menjadi salah satu lokasi di Amerika Serikat di mana membuka ladang ganja adalah suatu hal yang legal. Saat ini, Tyson mengelola sekitar 40 hektare ladang ganja.

Berpartner dengan pengusaha Rob Hickman empat tahun lalu, Rob mengatakan, bisnis itu telah mengubah jalan hidup Tyson. “Itu mengubah hidupnya,” kata Rob seperti dikutip dari media TheSun Inggris. “Dia orang yang sempurna.”

Tyson sendiri mengatakan, dia masuk ke bisnis itu, untuk membantu orang-orang dan membuat orang lain mengambil manfaat dari ganja. “Saya berpikir tentang seberapa baik yang bisa saya lakukan dengan membantu orang-orang dengan ganja,” kata Tyson kepada media Cannabis Tech Today.



Perusahaan Tyson berlabel Tyson Holistic. Perusahaanya memproduksi di antaranya, CopperGel, yang disebutkan terbukti secara klinis memberikan bantuan dari nyeri sendi otot dan radang sendi. Selain itu, perusahaan itu juga memproduksi produk lain hingga seperti makanan ringan.

Tyson juga mengaku dirinya juga berobat dengan ganja. “Saya memiliki dua operasi dan saya menggunakan ganja untuk menenangkan saraf saya, dan itu akan menghilangkan rasa sakit,” aku dia.

Soal pendapatan dari ladang ganja itu, dalam episode “Hotboxin” podcast milik Mike Tyson dan rekannya, Tyson mengungkapkan Tyson Holistic menghasilkan sekitar 500.000 Poundsterling atau sekitar Rp8,8 Miliar (kurs Rp17.700 per poundsterling).

Pundi-pundi Tyson bakal makin membesar seandainya rencananya memerluas ladang itu menjadi 418 Hektare, menjadi kenyataan. (*)

Cari di INDHIE