Antisipasi Bencana di Sumut, Apel Kesiapan Digelar

Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen MS Fadhillah, dan Wagubsu Musa Rajekshah, sedang memeriksa peralatan penanggulangan bencana, Rabu (15/1/2020). [foto: humas sumut]

MEDAN | Mengantisipasi bencana di Sumatera Utara, Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana 2020 digelar di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (15/1/2020). Apel kesiagaan ini merupakan bagian dari Operasi Kontijensi Aman Nusa II di Provinsi Sumatera Utara.

Apel yang dipimpin Kepala Kepolisian Daerah Sumut (Kapoldasu), Irjen Pol Martuani Sormin ini, tampak dihadiri Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen MS Fadhilah, dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah. Apel diikuti sekitar 500 personil dengan komandan upacara AKBP Boy Siregar. Apel dihadiri Kabinda Sumut Brigjen TNI Ruruh Setyawibawa, Pangkosekhanudnas III Medan Marsekal Pertama TNI Djohn Amarul, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Atrial, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto, OPD Pemprov Sumut serta Medan, BMKG dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut lainnya.

Pangdam, Kapoldasu, dan Wagub serta unsur Forkopimda lainnya memeriksa langsung personel dan peralatan seperti Remotly Operated Vehicle (ROV), Vibrascope, Vibraphone, mesin selam, alat komunikasi dan lainnya.




BACA JUGA:


Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin, mengungkapkan, personel-personel harus mahir di bidangnya sendiri terutama personil yang mengoperasikan alat-alat. “Para personel harus siap ketika terjadi bencana, terutama personel yang mengoperasikan alat,” tegas Sormin.

Selain itu, Sormin juga menekankan pentingnya trauma healing pascabencana yang saat ini belum ada di Sumut. “Pascabencana terutama anak-anak banyak mengalami trauma. Kita akan bekerja sama dengan TNI dan pemerintah untuk hal ini,” tambah Martuani.

Sementara itu, Pangdam I/BB, Mayjen MS Fadhilah, menyampaikan, walau perlatan dan personel masih perlu penguatan, tim penanggulangan bencana Sumut akan terus berupaya memaksimalkan yang ada saat ini. “Kita memang masih perlu penguatan, tetapi sumber daya yang ada saat ini akan kita maksimalkan,” kata Fadhillah.

Di sisi lain, Wagubsu Musa Rajekshah, mengatakan, Sumut memiliki area yang luas dan penduduk yang banyak. Beberapa daerah juga termasuk daerah rawan bencana sehingga dibutuhkan penambahan peralatan penyelamatan dan juga penguatan personel.

“Daerah kita ini luas, penduduknya banyak dan punya daerah-daerah yang rawan bencana. Nadi kita perlu penguatan baik personel maupun peralatan untuk penanggulangan bencana. Kita akan koordinasikan ini dengan TNI, Polri, BNPB, BPBD dan tentunya pusat,” kata Musa Rajekshah.

Selain sumber daya, hal yang tidak kalah pentingnya menurut Musa Rajekshah adalah koordinasi antar instansi, agar ketika terjadi bencana semuanya siap melakukan tugas masing-masing. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Terkendali, Inflasi Sumut 2019 Tercatat 2,33% – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*