Nitizen yang baik hati

Yofiendi

Nitizen yang baik hati
Hai Nitizen yang baik hatinya
Yang kerjanya mencaci-maki
Sebagai lahan eksistensi diri
Lupa toleransi dan edukasi

***

Hai Nitizen yang baik hatinya
Politik dijadikan lahan kebenaran peribadi
Tidak ada privasi dan intropeksi diri
Yang ada kebenaran post-truth

***

Hai Nitizen yang baik hati
Identitas dijadikan penentu idealis politik
Citra diri sebagai idikator keberhasilan kinerja pemimpin
Hingga kegaduhan jadi gambaran komsumsi penerus negeri
Jika begini jangan salahkan anak bangsa , memilih jalan apatis
Sebagai pilihan idealis

***

Hai Nitizen yang baik hati
Dimana nuranimu, saat postinganmu jadi ujaran kebencian
Meresahkan golongan diluarmu
Apakah engkau diam menikmati?
Apakah engkau puas, ada drama di kolom komentarmu?

***

Hai Nitizen yang baik hati
Engkau lupa, berbeda itu Satu
Jika kau anggap berbeda itu bentuk kecerdasamu
Engkau salah!
Jika begitu, engkau akan terbunuh dengan kebenaranmu
Tuhanmu pun takakan menemukanmu sebagai umatnya saat engkau mati

***

Hai Nitizen yang baik hati
Semoga engkau lekas mengerti
Makna kotak dalam tempat pemilian nanti
Rahasia, terpercaya, dan demokratis
Bukan terikut dengan idealis absud yang kau anggap benar dari postinganmu
Satu hal pemberani berteman dengan kematian
Pengecut dikejar-kejar kematian

31/1/2019
#cerita-harian




Yofiendi Indah Oktaviria
Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*