Lebih Mudah, Calon Jemaah Haji Pilih Tukar Uang Riyal di Medan

Teller stan penukaran BRI, di embarkasi Medan, Putri Ramadhani, menunjukan contoh uang Riyal. [foto: bolang]

MEDAN | Calon jemaah haji embarkasi Medan tampaknya lebih memilih menukarkan uangnya di Medan, Indonesia, daripada di nanti Arab Saudi. Para jemaah mengatakan, mereka akan lebih mudah beribadah di Arab Saudi dan tidak bingung memikirkan tempat penukaran uang di sana.

Tak heran, stan penukaran uang di seberang Gedung Arafat Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor, Medan, banyak diserbu calon jemaah haji. Dilansir dari situs BRI, nilai kurs jual Riyal per 18 Juli 2019 yaitu Rp3.724.

Calon jemaah asal Serdang Bedagai, Zulfikar, misalnya. Dia mengaku, ingin fokus beribadah selama di tanah suci sehingga memilih untuk menukarkan uang tersebut sebelum berangkat. “Jadi nanti kalau sudah berada di Arab Saudi tinggal ibadah saja tanpa harus bingung menukarkan uang,” kata dia.



Zulfikar tampak menukar uang Rp1 juta ke mata uang Riyal, mata uang Arab Saudi. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk bersedekah, berbelanja makanan ringan atau membeli kebutuhan lainnya.

“Tidak banyak yang ditukar hanya untuk kebutuhan sehari-hari di kota suci Makkah,” kata Zulfikar yang termasuk Kelompok Terbang (Kloter) VII. Kloter VII akan diberangkatkan ke tanah suci dari Asrama Haji Embarkasi Medan pukul 22.00 WIB, Kamis (17/7/2019).

Sementara itu, Teller Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Medan Putri Hijau, Putri Ramadhani, mengatakan, pihaknya menyediakan penukaran mata uang Riyal mulai dari pecahan 1, 5, 10, 50 hingga 100 Riyal. “Yang paling dibanyak jemaah menukar uang pecahan 1 Riyal,” kata Putri di stan Jasa Penukaran Riyal Asrama Haji Medan pada Kamis (18/7/2019) sore.

Namun, menurut Putri, stan tersebut tidak hanya menyediakan jasa penukaran mata uang saja, juga berguna sebagai media informasi bagi para jemaah haji mengenai kurs mata uang riyal. Apalagi, banyak calon jemaah sudah berusia lanjut.

“Di sini banyak penukaran, sekalian kita mengedukasi para jemaah tentang jenis uang Riyal. Karena kebanyakan dari jemaah yang menukar itu nenek-nenek dan kakek. Jadi mereka kurang pengetahuan mengenai uang Riyal. Nah kita di sini bukan hanya jadi jasa penukaran, tapi juga memberi pemahaman kepada nasabah,” papar gadis berparas cantik ini.

Perempuan berjilbab merah itu pun menunjukan uang Riyal yang akan ditukar ke calon jemaah. (*)


Laporan: Bolang

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Dibuka Dua Tahap, Pelunasan Biaya Haji Tahap I Mulai 19 Maret 2020 – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*