#MuslimUighur: Ozil Dikecam China, Yang Membela Justru Amerika

Ozil berdoa sebelum kick off. [foto: situs canoncrested, sumber: Joe Toth/BPI/Corbis]

WASHINGTON | Kritik pedas pesepakbola Arsenal dan Jerman, Mesut Ozil, terhadap kondisi muslim Uighur, dibalas kecaman oleh China. Ozil yang seorang muslim itu, kini mendapat pembelaan langsung dari Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, Sekretaris Negara AS, Michael Richard Pompeo atau sering disebut Mike Pompeo, langsung pasang badan terhadap Ozil.

Dalam status akun resmi twitternya, Pompeo, menulis, Partai Komunis China tidak bisa menyembunyikan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Uighur. Pompeo langsung memberi mention terhadap Ozil dan klubnya, Arsenal.

“Propaganda Partai Komunis China dapat menyensor permainan @MesutOzil1088 dan @Arsenal sepanjang musim, tapi kebenaran akan menang. PKC tidak bisa menyembunyikan pelanggaran HAM yang dilakukannya terhadap warga Uighurs dan kepercayaan agama lainnya dari dunia,” tulis Pompeo pada Selasa (17/12/2019).



Seperti diketahui, Ozil sebelumnya pada Jumat (13/12/2019), mengkritik keras kekerasan bagi muslim Uighur di China, di akun twitternya. Dia memasang tagar #HayırlıCumalarDoğuTürkistan yang kira-kira berarti “Jumat berkah untuk Turkistan Timur”. Ozil memaksudkan Turkistan Timur sebagai Uighur. “Ya Rabbi, Dogu Turkistan daki kardeslerimize yardim eyle… (Ya Tuhanku, tolong saudara-saudara kami di Turkistan Timur),” tulis Ozil.

Dalam foto yang dia upload, tertulis kritik dan doanya ke masyarakat muslim Uighur.

Ey Dogu Turkistan

Ummetin kanayan yarasi
Eziyetlere direnan Mucahid ve Mucahideler toplulugu
Zorla Islam dan uzaklastirmaya calisanlara karsi tek basina …

Bila diterjemahkan bebas kira-kira berarti:

O Turkistan Timur

Ummah luka berdarah
Mujahid dan mujahidah yang menentang penganiayaan 
sendirian, terhadap mereka yang mencoba untuk mengusir Islam…

Doa Ozil ini langsung viral di seluruh dunia namun justru mendapat kecaman dari publik China. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*