Jokowi ke Natuna, Rekaman Peluncuran Rudal DF-26 China Beredar

Rudal DF-26 milik China saat parade militer di Beijing 2015 lampau. [foto: net]

BEIJING | Rilis rekaman peluncuran rudal Dong Feng (DF) 26 milik China yang mampu membawa hulu ledak nuklir diberitakan beredar. Dilansir dari media Inggris, DailyMail, pada Rabu (8/1/2020), rudal hipersonik DF-26 itu disebut diluncurkan selama latihan militer China.

Tapi, otoritas resmi Beijing tidak merilis kapan waktu pasti peluncuran itu. Namun, rekaman peluncuran itu disebut DailyMail telah disiarkan oleh televisi nasional China, China Central Television (CCTV) baru-baru ini, dan menyebar luas di jejaring media sosial milik China.

DailyMail juga menulis, klip itu juga dibagikan oleh Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang khusus menangani persenjataan rudal, di situs jejaring sosial milik China, weibo. Konten klip itu sendiri menunjukkan rudal diluncurkan dari sebuah gurun. Dalam situs weibo itu, tanggal upload tertulis 4 Januari.

Screenshoot klip video peluncuran Rudal DF-26 di akun weibo milik Pasukan Roket China. [foto: screenshoot weibo]
Media pemerintah, China Daily, diketahui juga telah membagi video ini dalam situs jejaring sosial milik China, Douyin.

Estimasi kemampuan rudal-rudal milik China. [sumber grafis: stratfor.com]


 

Seperti diketahui, pada Rabu (8/1/2020) ini, Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melakukan kunjungan ke Pelabuhan Perikanan Selat Lampa Natuna, Kabupaten Natuna. Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto turut mendampingi Presiden, selain beberapa menteri dan pejabat negara. TNI juga sudah mengerahkan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ke wilayah Natuna.

Hubungan China dan Indonesia sempat memanas pasca masuknya kapal Coast Guard China ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Natuna. Pemerintah China, melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, pada Kamis (2/1/2020), bahkan membuat statemen keras menegaskan klaim China bahwa mereka berhak berada di perairan Natuna. Sebelumnya, pada Senin (30/12/2019), Indonesia sempat memanggil Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, dan mengajukan protes ke Beijing.

Rudal DF-26 milik China. [foto: mil.news.sina.com.cn]
DF-26 diklaim dikembangkan semata-mata oleh para insinyur China. DF-26 tampil pertama kali di depan umum pada September 2015, dalam sebuah parade militer di Beijing. Rudal ini disebut mampu membawa hulu ledak nuklir dan dapat menenggelamkan kapal induk. Militer China juga disebut mengklaim rudal DF-26 dapat menyerang kapal perang 3.728 mil jauhnya dengan kecepatan maksimal Mach 18 atau 18 kali kecepatan suara. (*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Natuna Digagas Jadi Provinsi Tersendiri – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*