Bulan Depan, Proyek Tol Dalam Kota Medan Masuki Tahap Ground Breaking

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi saat masa pengerjaan dulu. [foto: pu.go.id]

MEDAN | Rencana pembangunan jalan tol dalam Kota Medan atau Medan Intra Urban Toll Road (MIUTR) memasuki titik baru. Direncanakan, Februari 2020 mendatang, ground breaking, peletakan batu pertama, pembuatan tol dalam kota akan digelar. Tol ini direncanakan dibangun sepanjang 30,97 kilometer dan dikabarkan menyedot anggaran hingga Rp15 Triliun.

Rencana pembangunan Tol Dalam Kota Medan sudah dimulai pertengahan Maret 2019 lalu, dengan dilaksanakannya Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang bersama investor PT Citra Marga Nusaphala Persada (CmNP)  dan PT Adhi Karya.




BACA JUGA: 


“Progresnya masih berjalan, rencananya ‘ground breaking’ dilaksanakan pada Februari 2020,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Effendy Pohan, di Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara, pada Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, semua pembiayaan mulai studi kelayakan atau feasibility study (FS) sampai nantinya konstruksi dan pengusahaan akan dilakukan oleh investor dan konsorsium. Direncanakan, FS itu akan selesai di Februari 2020, sehingga tahapan pelaksanaan pengusahaan jalan tol dalam Kota Medan dapat dilanjutkan.

Pada tahapan selesai atau setelah FS disetujui ini, Pemprovsu akan melaksanakan peletakan batu pertama yang direncanakan Februari 2020.

Proyek Tol yang dikabarkan berbiaya berbiaya Rp15 triliun. Direncanakan, tol ini akan dalam tiga seksi. Seksi I Helvetia-Titi Kuning sepanjang 14,28 km; seksi II Titi Kuning-Pulo Brayan sepanjang 12,44 km; dan seksi III Titi Kuning-Amplas sepanjang 4,25 km.(*)

Bagikan:

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*