Wabup Aceh Tengah, Khairil Asmara

TAKENGON-www.indhie.com | Reje dan Banta harus harmonis dan punya etika untuk melaksanakan pemerintahan kampung. Demikian disebutkan Wakil Bupati Aceh Tengah, Khairul Asmara, saat membuka acara pelatihan manajamen keuangan yang dilakukan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Aceh Tengah pada Rabu (11/12).

Menurut Khairil, keharmonisan antara Reje dan Banta (Sekretaris) harus dijalin untuk kemajuan kampung masing-masing. “Kalau keharmonisan itu tidak bisa kita jalin, bagaimana bisa kita  membangun kampung?” ujar dia.

Untuk menjalankan pemerintahan, juga harus memiliki etika terutama di pemerintahan kampung. Khairul Asmara juga mencontohkan dirinya memimpin Daerah Kabupaten Aceh Tengah bersama Bupati, Sekda dan para Asisten. “Kalau tidak ada keharmonisan di antara kami bagaimana kami membangun Kabupaten ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BPM Kabupaten Aceh Tengah mengatakan, Jakfar SE MM, pelatihan ini dilakukan agar tercapai standar pelayanan masyarakat untuk pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien bagi Reje Kampung di Kabupaten Aceh Tengah.

Pelatihan dilakukan selama 2 hari dari 11-12 Desember 2013. Pembukaan pelatihan ini juga dihadiri oleh para Camat di Kabupaten Aceh Tengah. Peserta pelatihan ini berjumlah  295 Kampung yang berada di wilayah Aceh Tengah.(*)