JAKARTA-www.indhie.com | Truk Tangki milik Pertamina bertabrakan dengan kereta api Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang dan truk tangki di perlintasan Jalan Bintaro Permai Raya, RT 01/09, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.Senin (9/12). Dikabarkan ada enam orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Informasi tersebut berdasarkan keterangan Alim, warga sekitar yang ikut membantu evakuasi korban. Enam orang tewas itu dievakuasi ke masjid terdekat. “Enam orang meninggal terbakar. Sebanyak 50-an orang luka bakar,” ujarnya di lokasi kejadian.

Para korban di bawa ke Rumah Sakit Dr. Suyoto yang berada di dalam lingkungan kompleks Pusrehab Kemhan, Jalan Veteran No. 178 Bintaro.

PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek masih mencoba mengerahkan kereta bantuan untuk mengevakuasi KRL.”Kita tengah menunggu kereta bantuan dari Manggarai untuk mengevakuasi kereta keluar jalur,” ujar Manager Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa, Senin (9/12).

Namun dia belum mengetahui pasti jumlah korban. “Belum tahu berapa korban, kita masih terus kordinasi, “ungkapnya.

Sementara itu Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Jakarta Sukendar Mulya telah mengkonfirmasi bahwa truk yang terlibat tabrakan dengan KRL Commuter Line tujuan Serpong-Tanah Abang di perlintasan Teluk Betung, Pindok Ranji adalah milik Pertamina.

Menurutnya, pihak PT KAI belum mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. Belum jelas, apakah truk tangki menerobos palang pintu perlintasan kereta atau sebab lainnya.

“Apakah truk tangki menerobos atau bagaimana kita belum tahu,” ujar Sukendar. (*)