Aceh Tengah Berpotensi Lahirkan Petinju Nasional
TAKENGON-www.indhie.com | Kabupaten Aceh Tengah berpotensi untuk melahirkan petinju-petinju berkaliber nasional. Karena itu, kegiatan pertandingan tinju terus digalakkan di Aceh Tengah. Demikian yang terlihat ketika Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Kabupaten Aceh berkerjasama dengan Pertina Provinsi Aceh menggelar pertandingan tinju Prapora (Pra Pekan Olahraga) Aceh di lapangan Musara Alun Takengoan, Minggu (8/12).
Pertandingan yang memerebutkan Piala Bupati Aceh Tengah ini, direncanakan berlangsung limat hari mulai Minggu-Kamis (8-12/12). Para atlit berasal dari 19 Kabupaten se-Aceh dengan total peserta sebanyak 71 atlit. Kelas yang dipertandingan terdiri dari enam kelas yaitu 46, 49, 52, 54, 56 dan 64 Kg. Kabupaten Aceh Tengah sendiri mengikuti 6 kelas pertandingan.
Wakil Ketua Panitia Mukhlis, mengatakan, “Pertandingan tinju yang dilaksanakan ini akan melahirkan petinju yang berskala Nasional,” kata Mukhlis dalam laporan kegiatannya.
Sementara itu, Sekretaris Pertina Aceh, Sarkawi SH mengatakan, Prapora ini dilaksanakan untuk menseleksi atlit tinju yang akan mengikuti pertandingan tinju pada tahun 2014 di Aceh Timur, kira-kira 6 bulan mendatang. “Prapora juga mempersiapkan para atlit tinju dalam memperebutkan Piala Pangdam Iskandar Muda di Banda Aceh dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.
Di lain pihak, Ketua KONI Provinsi Aceh yang diwakili oleh Sekretaris Ir. HM Maulisman Hanafiah, mengatakan, Koni Aceh mengucapkan terima kasih atas terlaksananya Prapora pertandingan tinju yang dilaksanakan di Kota Takengon. “Melalui pertandingan ini mudah-mudahan akan tampil atlit tinju yang pontensial untuk bertanding pada pekan olahraga aceh XII di Aceh Timur bulan Juni 2014, tahun depan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Karimansyah I SE MM, mengatakan, dia berharap agar atit tinju dari Kabupaten Aceh Tengah dapat menjadi penyumbang atlit tinju terbaik untuk Provinsi Aceh maupun Tingkat Nasional. “Junjung tinggilah sportivitas karena para atlit tinju merupakan kesatria dalam bertanding di atas ring,” tegas Karimansyah. (*)

