Rafdinal: Umat Islam Tertinggal di Segala Aspek
MEDAN-www.indhie.com | Kondisi keadaan umat Islam sekarang semakin bodoh karena banyaknya umat Islam saat ini sedang berada dalam masa ketertinggalan di segala aspek, baik ekonomi, politik, sosial, budaya. Hal itu dikarenakan umat Islam selalu tidak mengedepankan rujukan konsep keagamaan yang benar.
”Agama ditinggalkan dalam berpolitik, urusan politik dianggap tidak penting dengan urusan keagamaan,” tegas Rafdinal, calon DPD RI dari Sumut saat menjadi Khatib sekaligus imam Shalat Jum’at di Masjid Taqwa UMSU Jl. Kapt Mukhtar Basri Medan, pada Jumat (20/9).
Rafdinal, mengungkapkan, fungsi tujuan hidup manusia sekarang selalu saja mencari kenikmatan, sehingga banyak masalah manusia jauh dari nilai-nilai agama. Sebahagian orang banyak mencari kenikmatan dan hudup bermegah-megahan bergelimang harta. Padahal islam adalah agama yang paling benar, tidak ada konsepsi lain yang benar. Tapi mengapa Islam sebagai agama yang memberi kerahmatan dan kebahagiaan itu ditinggalkan ummat? “Kekalahan dan kelemahan umat Islam dalam menghadapi persoalan adalah karena ummat Islam tidak konsisten untuk mempertahankan prinsip-prinsip islam secara kaffah,” kata Rafdinal.
Dikatakannya lagi, umat Islam seperti buih di tengah lautan yang terombang ambing. Ummat Islam seperti makanan yang disantap orang-orang kafir lantaran tak mampu memberikan perlawanan. “Banyaknya masalah yang timbul pada umat islam ini karena memiliki penyakit hubbud dunia, cinta dunia, dan takut akan kematian sehingga cenderung ummat Islam akan mudah tergoda,” ujar Rafdinal.
Disampaikannya, Islam adalah agama yang paling bena. Jika semua ummat menekuni dan menjalankan aturan yang telah ditetapkan Alquran maka akan dapat menempatkan nilai-nilai ketauhidan yang paling tinggi. “Karena al-Quran telah menyempurnakan itu,” kata Rafdinal dengan penuh haru dan ketegasan. (*)

