Pasien Miskin di Adam Malik Tagih Gatot Soal Kesehatan
Medan-www.indhie.com | Slogan “Rakyat Tidak Sakit” yang dulu pada Pilgubsu 2008 diusung pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujonugroho, tampaknya masih sekedar janji. Tak ayal, ketika pasangan Calon Gubernur (Cagub) Gatot–T. Erry Nuradi sedang periksa kesehatan di RS Adam Malik, sejumlah pasien miskin pun langsung menagih janji Gatot soal jaminan kesehatan bagi warga miskin. Hal ini terjadi di RS Adam Malik pada Sabtu, (17/11) kemarin.
Saat akan beranjak usai pemeriksaan kesehatan di Lantai II Ruang Medical Check Up dan Poly Pegawai RSUPH Adam Malik, Gatot Pujonugroho dan Tengku Eri Nuradi dihadang pasien miskin. “Pak Gubernur, apa kabar Pak. Tolonglah Pak kalau bisa perhatikan lagi masalah jaminan kesehatan masyarakat,” ujar pasien.
Sementara pasien lain meminta agar pasangan Cagub ini agar melihat anaknya yang sedang sakit parah. “Saya hanya tukang becak, tidak punya biaya untuk perobatan anak saya. Kami berharap pemerintah punya solusi untuk pasien miskin,” keluh Zulham warga Tanjung Pura Langkat.
M. Zulham (43) ayah dari pasien penderita penyakit tumor, M. Aidil (8), berharap pemerintah Provinsi Sumut memberikan perhatian lebih kepada pasien warga miskin. Anak Zulhan, M. Aidil sedang dirawat diruang IV anak dan menderita tumor ganas pada bagian punggung. Semula berbentuk benjolan sebesar kepala tangan orang dewasa, kemudian akut dan pecah hingga membentuk kawah pada daging punggung. Aidil tak sendiri di ruang yang sama juga dirawat empat anak lain penderita hidrocepalus dintaranya Dewata (1,5) warga Rantau Prapat, Labuhanbatu, Lidya Adiyanti (1,5) warga Medan.
Cawagubsu HT Erry Nuradi yang mendampingi Gatot tak bisa berkata banyak. Dia hanya menyebut kesehatan merupakan program yang akan mendapatkan perhatian serius kedepannya. “Seluruh program kesehatan yang telah berjalan akan mendapat perbaikan nantinya,” janji Erry. (*)


