Dihelat 2 Desember, Milad Muhammadiyah Dipusatkan di Belawan
Medan-www.indhie.com | Puluhan ribu warga Muhammadiyah direncanakan memadati pergelaran Milad ke-103 Muhammadiyah di areal Masjid Taqwa Muhammadiyah di Belawan Bahari, Belawan, pada Minggu (2/12) mendatang. Kader Muhammadiyah itu akan dikoordinir oleh 30 Pimpinan Cabang dan 129 Ranting Muhammadiyah se-Kota Medan dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan itu. Demikian dinyatakan oleh Humas Panitia Milad Muhammadiyah PDM, Drs. Anwar Bakti bersama Ketua dan Sekretaris Panitia Burhanuddin dan Rafdinal MAP kepada wartawan di Medan, Kamis (29/12). “Bapak Goodwil Zubir dari PP Muhammadiyah direncanakan membuka acara Milad ini,” katanya.
Selain itu, Muhammadiyah akan melaksanakan pawai ta’aruf ke seluruh wilayah Kota Belawan yang diikuti seluruh organisasi otonom Muhammadiyah seperti Aisiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasiyatul Aisiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci, Hizbul Wathan, Kokam dan lembaga-lembaga amal usaha seperti pendidikan dan kesehatan yang berlokasi di Kota Medan. Nantinya, warga Muhammadiyah akan melakukan pawai ta’aruf mengelilingi Kota Belawan yang diiringi dengan Marching Band siswa Muhammadiyah.
Ditambahkan Anwar, pemilihan lokasi pusat kegiatan di Belawan dan bukannya di hotel mewah bukan tanpa alasan. “Seluruh kegiatan Milad Muhammadiyah tahun ini akan dipusatkan di Belawan. Ghirah Muhammadiyah yang ditegaskan di Muktamar seabad Muhammadiyah adalah mengembalikan marwah, jati diri dan perjuangan Muhammadiyah untuk hadir dan berjuang bersama-sama di lapisan luas masyarakat. PDM telah menegaskan bahwa Muhammadiyah berpihak kepada masyarakat,” tegas Anwar Bakti sembari menambahkan jangan ada pihak-pihak yang mencoba merampas aset perserikatan.
Sebelumnya diketahui bahwa beberapa pihak tak bertanggung jawab telah berusaha merampok aset perserikatan Muhammadiyah di Belawan dan beberapa tempat lainnya. “Ini juga peringatan bagi siapapun untuk tidak bermain-main dengan Muhammadiyah. Kita ingin menunjukkan bahwa Muhammadiyah yang didirikan KH. Ahmad Dahlan pada 1912 lalu telah lebih dahulu hadir dan memerjuangkan Indonesia merdeka ini, tidak hanya untuk internal warga persyarikatan tapi untuk membangun bangsa ini agar berkemajuan dan berakhlak mulia,” kata Anwar.
Ditambahkan Anwar, panitia juga telah mengagendakan beberapa kegiatan di acara tersebut, seperti pengajian, bakti sosial dan lain-lain. “Muhammadiyah telah menunjukkan komitmen dan gerakannya untuk melindungi kaum lemah, mustadha’afin, advokasi masalah-masalah sosial kemasyarakatan, mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan dan seterusnya di antaranya melalui gerakan amal usahanya di bidang pendidikan, sosial dan kesehatan,” tegas Anwar. (*)

