Amuk masssa jalan Bonjol, Binjai
(gosumut.com)

Medan-www.indhie.com | Binjai terbakar. Sekitar ratusan warga Jalan Bonjol Binjai Sabtu (2/9) malam mengamuk. Mereka membakar 2 sepeda motor dan 2 rumah toko (ruko). Warga marah karena polisi diduga menembak tersangka perampokan Junaedi saat di sekitar rumah.

“Kita sudah periksa dua orang yang terlibat perusakan dan kerusuhan. Soal penembakan sudah melalui prosedur penembakan karena tersangka mencoba melarikan diri,” kata Kapolresta Binjai,  Tampubolon, kepada wartawan di Binjai, Minggu dinihari (2/9).

Amuk massa ini berawal dari penangkapan Junaedi (30) yang dituding sebagai pelaku berbagai kejahatan termasuk perampokan. Namun penangkapan yang dilakukan di Kelurahan Setia jalan Bonjol ini disertai penembakan tak jauh dari rumah Junaedi. Akibatnya kaki Junaedi disebut sebut terkena tembakan dan dilarikan kerumah sakit Joelham Binjai.

Keluarga dan rekan korban langsung menjenguk Junaedi ke rumah sakit. Mengetahui puluhan warga datang menjenguk JUnaedi, polisi langsung mengevakuasi tersangka. Tindakan ini membuat rekan tersangka marah. Dan terjadi keributan. Warga juga sempat memukuli mobil yang membawa Junaedi.

Warga yang tak berhasil menahan mobil petugas akhirnya semakin beringas dan protes ke Mapolres Binjai meminta Junaedi dibebaskan. Polisi tak mau.

Selepas dari Mapolres, massa berkumpul di Jalan Bonjol. Tanpa diketahui, massa begitu saja membakar 2 ruko dan 2 sepeda motor. Tidak terdapat korban jiwa dalam amuk massa ini, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. (*)