Jakarta-www.indhie.com | Produsen smartphone asal Kanada, BlackBerry (RIM) hingga kini belum berencana masuk ke Indonesia. BlackBerry lebih membangun unit produksinya di Negeri Jiran Malaysia. Namun kini ada Foxconn, produsen komponen handphone asal Taiwan yang siap masuk Indonesia.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan kehadiran Foxconn akan memberi peluang bagi Indonesia memiliki produk handphone (HP) dengan merek lokal. Bahkan secara perlahan, diperkirakan produk HP lokal yang diproduksi Foxconn tersebut bakal menggerus pasar BlackBerry di Indonesia.

Hidayat mengatakan, saat ini BlackBerry sebagai perusahaan global sedang mengalami penurunan kinerja. Dari seluruh pasar BlackBerry di dunia, hanya di Indonesia yang marketnya masih bagus.

“Di negara lain turun. Kita sudah ajak dua kali mereka tapi mereka tetap memutuskan di Malaysia. Ya sudah nanti pasarnya yang dia harapkan dipenuhi oleh BlackBerry kita compete saja oleh produksi kita sendiri, itu cara kita sendiri”, katanya di Kediaman Hidayat, Jakarta, Kamis (20/9).

Sikap produsen smartphone asal Kanada itu sudah ditanggapi oleh beberapa pejabat pemerintah. Misalnya Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi pernah mengungkapkan kekesalannya.

Bayu mengaku kecewa dengan lebih dipilihnya Malaysia sebagai tujuan ekspansi Research In Motion (RIM) sebagai produsen BlackBerry.

“Kita kecewa kepada RIM, kenapa dia bikin disitu (Malaysia), pasarnya yang besar disini kok”, ungkap Bayu beberapa waktu lalu.(*)