Sumbar-www.indhie.com | Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan kepada pemudik agar mewaspadai sejumlah lokasi rawan kecelakaan di daerah itu mulai dari Kecamatan Kinali hingga Simpangampek.

“Jalur itu merupakan daerah rawan kecelakaan karena jalan yang masih sempit dan berlobang. Selain itu juga banyak tronton pembawa kelapa sawit melalui kawasan itu”, kata Kasat Lantas Polres Pasaman Barat AKP Arie Sofandi Paloh didampingi Kanit Laka Ipda Nofirman di Simpangampek, Kamis (16/8).

Dia mengatakan, jalur Kinali sampai Simpangampek yang berjarak sekitar 25 kilometer dewasa ini masih sempit ditambah dengan badan jalan yang tinggi.

“Daerah itu merupakan daerah rawan kecelakaan dan sudah banyak makan korban. Untuk itu kita mengimbau kepada para pemudik atau pengendara agar lebih hati-hati”, kata dia.

Menurut dia, hingga Agustus 2012 tercatat sudah 50 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di daerah itu. Rata-rata kecelakaan berasal dari kalangan remaja dengan 122 kasus, dengan korban luka berat 120 orang dan luka ringan 90 orang.

Pasaman Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki angka kecelakaan lalu lintas tertinggi setiap tahunnya. Selain tingkat kesadaran pengendara masih rendah, juga akibat volume kendaraan yang setiap tahunnya terus bertambah.

“Kesadaran berlalu lintas harus datang dari pengendara sendiri karena tanpa mereka sadari kelalaian dalam berkendaraan akan menyebabkan kecelakaan”, kata dia.

Dia menjelaskan, Satlantas Polres Pasaman Barat terus berupaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas dengan memupuk kesadaran sejak dini.

Generasi muda atau pelajar merupakan sasaran pihaknya untuk menyosialisasikan kesadaran berlalu lintas. Kegiatan workshop, pelatihan serta sosialisasi ke sekolah-sekolah juga terus dilakukan untuk memupuk kesadaran berlalu lintas.(*)