Pasca Bentrok, Kapoldasu Akan Panggil Petinggi Dua OKP
Medan-www.indhie.com | Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro akan segera memanggil semua petinggi dua organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Pemuda Pancasila dan Ikatan Pemuda Karya (IPK). Pemanggilan ini terkait bentrok antara kedua massa OKP Minggu (15/7) kemarin.
“Ya kita akan segera panggil kedua petinggi OKP tersebut. Kondusifitas Kota Medan merupakan harga mati. Kita tak ingin kejadian kemarin terulang,” tukas jenderal bintang satu ini kepada wartawan, Senin (16/7).
Disebutkannya, mereka juga akan berkoordinasi dengan Kesbanglinmas sebagai lembaga pembina organisasi kemasyarakat (ormas). “Selain itu pemerintah dan pihak terkait juga kita harapkan bisa urung rembuk. Apalagi ini mendekati Ramadhan,” ujarnya lagi.
Dikatakannya, bentrok antara dua OKP kemarin berawal dari permasalahan sepele. Ini bermula salah satu OKP melakukan pelantikan pimpinan ranting di kawasan yang dipercayai basis OKP lainnya. “Yang satu kita ketahui memang di situ basisnya. Satunya lagi telah diperingati untuk mengambil lokasi di lain tempat,” ungkapnya lagi.
Disampaikannya, akibat bentrokan tiga orang kritis dan kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Pihaknya pada saat kejadian telah memeriksa belasan saksi, namun belum ada satu pun pihak dijadikan tersangka.
Bentrokan antara dua OKP besar di Medan ini berawal saling ejek antara dua kubu saat ada pelantikan salah satu kelompok Tidak hanya saling ejek, penyerangan pun terjadi oleh beberapa pemuda yang berada di Jalan Sekip yang juga merupakan anggota OKP lainnya.
Aksi penyerangan itu terjadi di depan kampus Universitas Prima Indonesia. Tak terima diserang, massa bersepeda motor pun kembali balas menyerang. Namun aksi penyerangan terhenti, setelah ketua majelis pimpinan cabang mereka meminta anggotanya kembali untuk melanjutkan proses pelantikan. Ternyata, saat pelantikan berlangsung, mereka dilempari batu oleh massa dari Jalan Sekip, Medan Petisah.
Tak pelak, bentrokan pun pecah. Aksi bentrok tersebut berlangsung sekitar satu jam. Suasana di sekitar lokasi bentrok sempat mencekam. Bentrokan benar-benar terhenti, setelah Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Ahmad Sastro datang ke lokasi pelantikan.
Dalam bentrokan itu, 2 anggota OKP yang melakukan pelantikan terluka parah terkena sabetan benda tajam dan anak panah. Adalah Z (41) warga Jalan Setia Luhur dari Medan Barat terluka di tangan kiri. Sedangkan K (42) warga Sungai Deli Sei Lalas terkena luka tusuk di bagian kiri perut dan mata kiri. Keduanya kemudian dilarikan ke RS Advent dan RS Materna.
Sementara itu, satu unit sepeda motor pun habis dibakar kubu OKP yang berbasis di Jalan Sekip. Hingga malam hari, petugas kepolisian dari Polresta Medan masih berjaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi bentrok susulan antara kedua belah pihak. (*)


