Surabaya-www.indhie.com | Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak mempermasalahkan jika Organisasi Islam Muhammadiyah tidak ikut dalam sidang isbat yang akan digelar oleh pemerintah mulai tahun ini.

“Kita tidak merasa dilecehkan. Pokonya legowo-legowo saja,” kata Ketua MUI KH Ma’ruf Amin ditemui di sela-sela acara Launching Grand Launcing PT Gold Bullion Indonesia (GBI) di JW Marriot Hotel, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jumat (6/7).

Sidang isbat biasa dilakukan pemerintah bersama dengan organisasi Islam untuk menetapkan 1 Ramadan dan 1 Hijriah setiap tahunnya.

MUI, lanjut Ma’ruf, tetap akan menghormati keputusan Muhammadiyah yang memutuskan tidak ikut sudang Isbat.

“Dimana ada yang belum bisa satu, maka kita menghormati saja sebagai sesama muslim,” tukasnya.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah memastikan mulai tahun ini organisasi islam ini tidak lagi mengikuti sidang isbat yang biasa digelar Kementerian Agama untuk menentukan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai sidang isbat tidak perlu dilakukan karena pemerintah dinilai tidak mengayomi umat. Dalam sidang itu, aspirasi banyak kalangan tidak terwadahi karena tidak ada tukar pendapat.(*)