Menjaga Keseimbangan Karier dan Keluarga
www.indhie.com | Peran ganda sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga bukan hal yang mudah untuk dijalankan. Dibandingkan ayah, andil seorang ibu sangat vital dalam proses tumbuh kembang si kecil.
Bukan terbatas pada masa mengandung dan melahirkan saja, tapi justru pada masa-masa setelah itu dan seterusnya. Buah hati tercinta sangat membutuhkan kehadiran seorang ibu.
Namun, bukan berarti ibu sama sekali tidak boleh bekerja. Upayakan untuk mengambil jalan tengah guna menjaga keseimbangan karier dan keluarga, seperti yang dilansir Parenting.
Bangun lebih awal
Habiskan waktu untuk bermain bersama si kecil sebelum berangkat ke kantor. Nikmati segarnya udara pagi dengan hangatnya kebersamaan bersama buah hati tercinta. Biasanya, bayi tidak mengalami kesulitan untuk bangun pagi karena pola tidur mereka lebih teratur. Sebaliknya, orangtua dengan kesibukan sehari-hari yang padat justru bisa bangun terlambat karena terlalu letih. Karena itu, untuk menjaga keseimbangan karier dan keluarga, hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah waktu istirahat yang cukup.
Sempatkan menelefon si kecil
Sesibuk apa pun pekerjaan di kantor, sempatkan untuk menelefon si kecil untuk membangun ikatan emosional yang kuat. Jangan sampai si kecil dan Anda justru lebih akrab dengan pengasuhnya daripada dengan ibunya sendiri.
Meskipun ia belum mengerti perkataan Anda, kebiasaan menelepon dapat membuatnya merasa akrab dengan suara ibunya. Anda dapat memanfaatkan waktu istirahat di kantor ketika jam makan siang, misalnya. Atau mungkin setiap ada waktu senggang ketika pekerjaan sedang tidak terlalu menumpuk. Dengan demikian, Anda bisa menjaga keseimbangan antara karier dan keluarga.
Jangan bawa pekerjaan ke rumah
Untuk di kantor, Anda sebaiknya membiasakan untuk mendelegasikan tugas kepada rekan-rekan agar waktu Anda tidak tersita untuk lembur. Ciptakan suasana kerjasama yang kondusif agar semua pekerjaan dapat selesai lebih cepat. Selain itu, buat jadwal rutin liburan keluarga di akhir pekan untuk menjaga keseimbangan karier dan keluarga.
Sebaiknya pengasuh diistirahatkan dulu di rumah. Meski mungkin agak merepotkan mengurus si kecil selama di perjalanan, anggaplah itu sebagai proses untuk mengakrabkan diri dan kesempatan bagi ibu untuk menunjukkan kepedulian pada anak.
Jangan lupa menciumnya ketika mau tidur
Jangan lupa untuk berikan ciuman hangat selamat malam sebagai pengantar tidur atau bahkan meski si kecil sudah tertidur lelap. Karena, ungkapan kasih sayang seperti itu sangat penting dalam membina ikatan batin antara ibu dan si kecil. Langkah-langkah tersebut merupakan fondasi utama dalam menjaga keseimbangan karier dan keluarga. (*)

