Identifikasi Via Mata Tak Selamanya Akurat
US-www.indhie.com | Para peneliti Amerika Serikat mengatakan, identifikasi orang dengan memindai mata ternyata bisa mengalami kegagalan. Hal ini dipengaruhi proses penuaan seseorang.
Diwartakan UPI, anggapan awalnya, teknologi pengenal iris mata menyebutkan, iris merupakan biometril ‘stabil’ di kehidupan seseorang di mana hanya butuh ‘sekali mendaftar seumur hidup’.
Namun ternyata, hasil studi University of Notre Dame menunjukkan, pengenalan iris akan menurun seiring waktu akibat proses penuaan. Komunitas biometrik telah lama menerima bahwa, tak ada ‘efek penuaan’ untuk pengenalan iris, kata Kevin Bowyer dari universitas itu.
“Sayangnya, hasil percobaan kami menunjukkan bahwa hal ini adalah salah. Ide mendaftar sekali seumur hidup adalah salah,” ujar Bowyer..
Pengenalan iris digunakan di berbagai bandara dan batas Negara, seperti di bandara London, Amsterdam Airport Schiphol dan batas Negara di Uni Emirat Arab. “Dalam jangka panjang, para peneliti akan mengembangkan pendekatan baru yang anti-penuaan,” pungkas Bowyer. (*)

