Bulog Mart Hadir Guna Stabilkan Harga Sembako
Jakarta-www.indhie.com | Perum Bulog berencana menghadirkan Bulog Mart, toko serba ada yang diharapkan bisa menstabilkan harga sembilan bahan pokok (sembako). Tahap awal akan dibangun 35 outlet di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Dirut Bulog, Sutarto Alimoeso di Restoran Warung Daun, Jakarta, Sabtu (21/7). Bulog optimitis siap untuk membangun dan memfungsikan Bulog Mart di akhir Agustus 2012.
“Kita realisasikan 35 unit outlet dulu sampai akhir Agustus 2012, kita sudah siapkan itu. sekarang di Bandung, Makasar, Semarang, Malang, dan Lampung sudah siap,” ungkap Sutarto.
Sutarto menambahkan, ke depan Bulog akan berencana bangun 100 outlet sampai akhir tahun 2012 dan menjadi 200 outlet di akhir tahun 2013.
Outlet ini tersebar di 33 propinsi. Tahun depan outlet ini bisa lebih berperan. Bulog mencanangkan rencana ini sejak 9 Mei 2012.
Saat ini Bulog sangat memerlukan SDM dan orang yang kredibel untuk outlet Bulog Mart. Sementara untuk bangunannya sendiri Bulog berpendapat harus ada penyesuian rehabilitasi.
“Infrastruktur kita sudah siap, kita hanya butuh penyesuaian terhadap rehabilitasi bangunan, kita harapkan Bulog mart ini sebagai grosir untuk pedagang pasar dan sebagainya agar mereka tidak mati,” paparnya.
Kehadiran Bulog Mart melengkapi 2 Unit yang sebelumnya telah ada yaitu unit onfarm dan unit transportasi dan terakhir adalah Bulog Mart yang memotong mata rampai tengkulak yang merugikan petani.
“Sekarang kita punya 3 unit usaha ada unit onfarm beras, kita bisa dapatkan beras secara otomatis, kedua jasa bidang angkutan, dan terakhir kita punya Bulog Mart sebagai outletnya ini jelas memotong mata rantai ini yang kita lakukan agar distribusi beras (dengan berbagai jenis beras) bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Sutarto menambahkan, Bulog saat ini masih konsentrasi pada gula, beras dan minyak goreng dan jagung lokal dari Sumut, NTT, Sulsel dan Sulut untuk keperluan Bulog Mart dan ke depan dilakukan penambahan pada unsur barang 9 bahan pokok dan kebutuhan retail jika perlu. (*)

