Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro

Medan–www.indhie.com | Tiga korban bentrok antara dua organisasi kepemudaan, Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jalan Sekip, Sei Putih Timur, Medan Petisah dilarikan ke Rumah Sakit Materna untuk mendapatkan pertolongan. Satu unit sepeda motor mio dibakar hingga hangus.

“Tiga korban tersebut, dua korban luka kena panah dan satu orang korban kena bacok. Saat ini kita sudah siagakan personil Brigadir Mobil (Brimob) dan Barracuda untuk mengantisipasi bentrok susulan,” kata Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro kepada wartawan di lokasi bentrok, Minggu (15/7).

Pemicu bentrok antara keduanya belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun, kemungkinan, Wisjnu menduga kejadian dipicu lokasi pelantikan Ranting Pemuda Pancasila (PP) yang berdekatan dengan Kantor Pusat Ikatan Pemuda Karya (IPK). “Ini mungkin ya, kan lokasi acara ini berdekatan dengan kantor IPK,” kata Wisjnu.

Wisjnu mengatakan, anggotanya sedang melakukan pendataan jumlah korban dan akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku pembacokan. “Saat ini yang terdata tiga korban luka bacok. Tapi masih didata lagi apakah ada korban lainnya dari dua belah pihak,” kata Wisjnu yang mengenakan batik dan berkopiah hitam.

Informasi dihimpun wartawan, pembakaran kereta dan pembacokan tiga korban terjadi di Jalan Sekip, persisnya di simpang Jalan Sengon, Medan (bersebelahan dengan ‘Gedung Putih’, kediaman mantan Ketua IPK, Olo Panggabean). Lokasi ini, berkisar 1 Km dari lokasi acara pelantikan Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Sei Putih Timur.

Dari pantauan, sepeda motor jenis mio, hanya tinggal rangka habis dilalap api. Lokasi Jalan Sekip juga sempat diblokir kepolisian selama satu jam, menghindari hal tak diinginkan saat pengendara melintas.  (*)