Wisuda UMA Periode I 2019, Lulusan Ditempa Mampu Hadapi Peradaban Baru

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mewisuda salah seorang lulusan pada wisuda sarjana dan magister UMA periode I tahun 2019, di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Sabtu (22/06/2019). [foto: indhie/hendra]

MEDAN | Lulusan Universitas Medan Area (UMA) ditempa mampu menghadapi peradaban baru yang menuntut manusia untuk mengubah pola pikirnya dan merespon secara cepat keterikatan waktu dan tempat.

“Sebagai bentuk implementasi bahwa ilmu yang tinggi harus diikuti dengan etika dan akhlak yang luhur. Alumni yang dihasilkan diharapkan mampu berfikir inovatif memiliki sifat kreatif yang berakhlak mulia serta memiliki kemandirian yang tinggi sehingga diharapkan bisa bersaing dan kompetitif serta profesional,” kata Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc pada kata sambutannya pada kegiatan wisuda sarjana dan magister UMA periode I tahun 2019, di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Sabtu (22/06/2019).



UMA mewisuda sarjana dan magister dari 20 program studi dengan jumlah 656 orang lulusan yang terdiri dari 474 orang lulusan program sarjana dan 182 orang program magister terdiri dari tujuh fakultas yakni, teknik, pertanian, ekonomi dan bisnis, hukum, ilmu sosial dan ilmu politik, psikologi, biologi dan pascasarjana.

Disebutkan, visi UMA yang dicapai melalui berbagai strategi yang dilakukan dengan prinsip profesionalisme dan kekeluargaan. “UMA sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik dan terbesar di Sumatera Utara berkomitmen mempercepat peningkatan mutu yang fokus pada peningkatan mutu pendidikan, publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta implementasi kerjasama dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Dikatakan, proses pendidikan bermutu dapat dilaksanakan oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan handal. Menurut Dadan, saat ini kegiatan akademik dilaksanakan oleh 451 orang dosen dan dibantu 293 orang tenaga kependidikan yang telah memenuhi kualifikasi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Dikatakan, proses pendidikan di lingkungan UMA dirancang melalui kurikulum pendidikan tinggi yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). “Mahasiswa UMA dirancang untuk memenuhi standar minimal yaitu dapat menyelesaikan studinya tepat waktu selama delapan semester atau empat tahun dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 3,20 untuk program sarjana dan dua tahun dengan IPK 3,50 untuk program magister. (*)


Laporan: Hendra

Bagikan:

Cari Berita

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*