Pernah Biayai Tol, Sandi: Jangan Bangun Infrastuktur Dengan Menambah Utang

Sandiaga Uno dan gambar pintu tol Cikopo-Palimanan. [foto: net]

PASANGAN Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menegaskan pemerintahannya ke depan tidak akan bergantung pada utang. Sandiaga Uno yang akrab dipanggil Sandi, menyebutkan, dia pernah melakukannya (membangun tanpa utang) saat membangun proyek tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116 Km tanpa berutang. “Bisa, saya sudah membangun Cikopo-Palimanan 116 kilometer tanpa utang sama sekali,” kata Sandi di Surabaya, Selasa (1/1/2019) kemarin.

Menurut Sandi, anggaran negara semestinya difokuskan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, misalnya dengan membuka lapangan pekerjaan hingga menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Pembiayaan negara itu harus difokuskan kepada kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja itu tugas pemerintah, menjaga stabilitas harga-harga bahan pokok itu tugas pemerintah, itu mestinya menjadi prioritas pemerintah, bukan membangun infrastruktur dengan menambah utang,” ujar dia.




Menurut Sandi, saat ini ada kebijakan pemerintah yang lebih berpihak pada penambahan utang. “Sudah dibuktikan dan Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dan Pak Darmin Nasution (Menko Perekonomian) sudah mengakui juga. Tapi tidak dilakukan, karena apa? Karena ada kebijakan yang lebih pro kepada penambahan utang,” terang Sandi.

Sandi menerangkan, peningkatan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan dengan menggandeng para pelaku usaha untuk menjadi investor. “Prabowo-Sandi akan fokus kemitraan pemerintah dengan badan usaha, kita membangun infrastruktur boleh, tapi kita libatkan dunia usaha. Kita libatkan semua pemangku kepentingan supaya tidak memberatkan pembiayaan negara,” kata Sandi. (*)

Bagikan:

Cari Berita

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*