Pembunuhan di Sumut Meningkat Selama 2018

Kapolda Sumut, Irjen Agus Irjen Pol Agus Andrianto dan Wakapoldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

KASUS pembunuhan di Sumatera Utara (Sumut) meningkat. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mencatat sebanyak 102 kasus pembunuhan sepanjang tahun 2018, meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 92 kasus. “Untuk kasus pembunuhan, trendnya pada tahun ini memang mengalami peningkatan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto dalam paparan akhir tahun di Aula Tribrata Mapoldasu, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5, Medan, Kamis (27/12/2018) kemarin.



Meski demikian, untuk kasus kejahatan konvensional, pembunuhan merupakan kasus terendah di antara jenis-jenis kasus lainnya. Kasus tertinggi di tahun 2018 ialah pencurian dengan pemberatan yang mencapai 4.318 kasus. “Namun dibandingkan tahun lalu, ini mengalami penurunan, dari 5.065 menjadi 4.318 kasus,” kata Kapoldasu lagi.

Untuk kasus selanjutnya, sambung Kapolda, diantaranya ialah pencurian kendaraan bermotor sebanyak 2.769 kasus, penganiayaan ringan 2.593, penggelapan 2.449, penganiayaan berat 2.340, penipuan 2.340, perjudian 1.035, pemerasan 660 kasus, kejahatan Susilo 525, pemalsuan surat 254, hingga perkosaan 190 kasus. Untuk penyelesaian tindak pidananya sebanyak 18.154 kasus pada 2018 ini atau turun dari 21.556 kasus pada tahun sebelumnya.

“Untuk kejahatan konvensional ini totalnya ada sebanyak 28.629 kasus atau turun dari total tahun lalu sebanyak 34.458 kasus,” ungkap Agus. (*)

Bagikan:

Cari Berita

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*