Minggu Ini Underpass Brigjen Katamso Medan Diuji Coba Dua Arah

Jalan Underpass Brigjen Katamso Medan. [foto: repro situs pupr]

AWAL Januari 2019 ini, jalan Underpass Brigjen Katamso di Kota Medan, akan diuji coba dua arah. Hal ini menyusul ujicoba pembukaan 2 lajur satu arah dari arah Asrama Haji ke jalan SM Raja sejak Senin (24/12/2018) lalu. Dari hasil uji coba sebelumnya ini, pembukaan underpas berpengaruh terhadap kelancaran lalu lintas di persimpangan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Brigjen Zein Hamid.

“Uji coba underpass untuk dua arah ditargetkan akan dilakukan pada minggu awal Januari 2019 untuk selanjutnya bisa dioperasikan penuh. Pelaksanaannya sudah hampir rampung dan tengah dilakukan finishing pada jalur yang masih ditutup tersebut,” kata Kepala Satuan Kerja PJN Metropolitan Medan, Zamzami, seperti dilansir dari situs resmi Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Rabu (2/1/2019).




Zamzami mengatakan, kendaraan yang melintas sudah semakin padat dan kerap terjadi antrean mencapai 400-600 meter, terutama pada jam-jam sibuk. Untuk menempuh jarak 3 Km pada saat-saat jam sibuk diperlukan waktu 40 menit. Namun setelah uji coba hanya diperlukan waktu 20 menit dan akan semakin singkat waktu tempuhnya bila kedua jalur sudah sempurna dapat fungsikan.

Pembangunan underpass dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan (Sumatera Utara-Riau) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga sejak bulan Oktober 2016 dan ditargetkan rampung akhir Desember 2018. Underpass ini terdiri dari 4 lajur 2 arah dengan panjang 392 meter yang terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 42 meter, jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 216 meter dan 134 meter.

Selain pembangunan underpass, juga dikerjakan pelebaran jalan di sekitar underpass sepanjang 3,2 Km yakni pada ruas jl Brigjen Katamso–Zein Hamid, jl. alan AH. Nasution, Simpang jl. Karya Jaya-Jl. Adi Sucipto, Simpang jl. STM Underpass Katamso, dan pelebaran kiri kanan Jembatan Sei Deli.

Underpass Brigjen Katamso juga telah dilengkapi sistem drainase (subdrain dan side drain) untuk mengalirkan air pada terowongan ke Sungai Sei Deli.

Biaya pembangunan underpass tersebut menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Multiyears TA 2016-2018 sebesar Rp129,15 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT. Hutama Karya (Persero). (*)


sumber: situs pu

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*