Di Medan, Sumbangan Dana Kampanye Golkar Rp1,6 M, Gerindra Rp1,3 M

Bendera parpol peserta Pemilu 2019. [foto: ilustrasi/net]

PARTAI Golkar menjadi partai yang menerima sumbangan dana kampanye terbesar di Kota Medan, yaitu sebesar Rp1.665.658.877. Sementara kedua yaitu Partai Gerindra dengan Rp1.305.130.149. Demikian pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dalam Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Parpol peserta Pemilu 2019, yang diungkap KPU Medan pada Kamis (3/1/2019) kemarin.

Penyerahan dan pengumuman LPSDK tersebut sesuai dengan amanah Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 yang telah diubah ke PKPU 5 Tahun 2018 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019. Sementara terkait penyusunan dana kampanye tersebut telah diatur dalam PKPU No. 24/2018 yang sebagaimana telah dirubah ke dalam PKPU No. 24/2018 dan PKPU No. 34/2018.




Komisioner KPU Medan Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan, Zefrizal MHum mengatakan, penyerahan LPSDK parpol kepada KPU Medan diserahkan pada Rabu (2/1/2019) hingga pukul 18.00 WIB. “Meski parpol itu sudah mengisi daftar hadir sebelum pukul 18.00 WIB, tapi kenyataannya masih ada sejumlah parpol yang terlambat menyerahkan LPSDK itu di atas waktu yang telah ditetapkan,” katanya.

Meski demikian, lanjut Zefrizal, tidak ada sanksi bagi parpol yang terlambat menyerahkan LPSDK tersebut. KPU hanya membuat kronologi dan berita acara keterlambatan tersebut yang selanjutnya diteruskan ke KPU RI.

Meski demikian, jika parpol peserta pemilu 2019 yang terlambat atau tidak menyerahkan LPPDK (Laporan Penerimaan Penggunaan Dana Kampanye), akan ada sanksi yang menanti. Sesuai PKPU 7/2017 sebagaimana diubah ke PKPU 5/2018, jadwal penyerahan LPPDK pada 15 April 2019 dan selanjutnya akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. “Dan sanksi jika terlambat atau tidak menyerahkan LPPDK tersebut, calon legislatif yang terpilih bisa dibatalkan,” ungkap Zefrizal. (*)

Bagikan:

Cari Berita

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*