Bikin Resah Warga, Ribuan Ternak Babi Ditertibkan Satpol PP

Penertiban ternak babi di Panaikang, Panakkukang, Makassar, Rabu (12/2/2020). [Foto: Satpol PP Makassar/IDN Times]

MAKASSAR | Ribuan ekor ternak babi di Kelurahan Panaikang, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) harus ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pasalnya, limbah kotoran babi itu telah mengganggu warga sekitar. “Dari jumlahnya ribuan, 1.000 ekor, sekarang sisa 70-an,” kata Kepala Satpol PP Makassar, Imam Hud, kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Penertiban ternak babi itu dilakukan secara berkala sejak akhir 2019 lalu hingga Rabu  (12/2/2020) kemarin. “Ditertibkan dari beberapa bulan lalu. Kemarin kita turun dan disepakati mereka diberi waktu sampai Mei 2020 mendatang,” kata Imam.

Penertiban dilakukan setelah warga sekitar melapor ke pemerintah karena terganggu limbah kotoran ternak babi. Warga sekitar juga menganggap ternak babi itu mengeluarkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan sekitar penduduk.




BACA JUGA:


Penertiban juga dikoordinasikan dengan polisi, Dinas Peternakan dan Pertanian Makassar, lurah, dan camat setempat. “Peternakan di sana luas, mereka ada di atas rawa-rawa, ada daerah aliran sungai. Jadi dari segi sanitasi, itu tidak memenuhi syarat,” kata Imam.

Meski demikian, peternak babi diberi waktu menjual habis ternak babi yang tersisa dan tak lagi melanjutkan peternakannya. Peternak juga berjanji akan memindahkan peternakannya ke Kabupaten Enrekang dan Tana Toraja yang lokasinya berada di luar Makassar. Mereka meminta waktu hingga Mei 2020 mendatang.

Diketahui, para peternak babi yang ditertibkan di wilayah Panakkukang menjual ternak mereka ke sejumlah Kabupaten di Sulsel, seperti Enrekang dan Tana Toraja.

Data sementara 2019 dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian yang dilansir dari situs resminya, pertanian.go.id, menyebutkan, Sulawesi Selatan merupakan provinsi penghasil ternak babi terbesar keempat di seluruh Indonesia. Jumlah ternak babi di Sulawesi Selatan di tahun 2019 sebanyak 795.959 ekor. Lebih tinggi dari tahun sebelumnya, 2018, yang sebanyak 765.345 ekor. (*) (*)


sumber: idntimes, inews, detik

Bagikan:

Cari di INDHIE

1 Trackback / Pingback

  1. Bangkai Babi Awalnya Dibuang Sembarangan, Gubsu Edy Tepis Isu Pemusnahan Babi – indhie

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*