Terorisme, Stigma yang Dibelokkan ke Dinding Islam

Ada banyak pendapat. Namun, pendapat umum yang, katakanlah, bisa dianggap sebagai pegangan internasional yaitu seperti yang didefinisikan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Dikutip dari situs resmi PBB, unmultimedia.org, seperti yang tegaskan Sekretaris Jenderal PBB pada 2004, dalam kutipan berikut: “Bebas dari rasa takut merupakan dasar dari definisi terorisme –sebuah isu yang memecah dan terkadang tak disepakati masyarakat dunia — yaitu segala tindakan yang menyebabkan kematian atau luka serius terhadap warga sipil atau non-kombatan dengan tujuan untuk mengintimidasi suatu populasi atau memaksa pemerintah atau organisasi internasional untuk melakukan atau tidak melakukan tindakan tertentu.”

Di situ disebutkan, target terorisme ada dua yaitu warga sipil dan pemerintah (serta organisasi internasional). Namun PBB sendiri menyadari, definisi itu terkadang tak disepakati masyarakat dunia.

* * *



Di Rusia, kelompok Narodnaya Volya menempuh aksi teror yang menggemparkan. Grup yang semula bernama Zemlya i Volya yang didirikan Mark Andreyevich Natanson (1851-1919) dan terinpirasi Sergey Chenayev dan Bakunin ini, melakukan aksi percobaan pembunuhan terhadap Tsar Rusia Alexander II. Aksi ini dilakukan pada 13 Maret 1881. Kelompok ini menghalalkan kekerasan dan pembunuhan dalam caranya. Mereka menggunakan senjata dan bom pada waktu itu untuk membunuh Tsar Rusia.

Modus operandi penggunaan bom ini menjadikan kelompok ini dikenal sebagai yang pertama yang menggunakan bom dinamit dalam aksi teror di dunia. Abang tertua Vladimir Lenin, juga tercatat sebagai anggota kelompok ini dan dimasukkan ke penjara dalam usaha pembunuhan Tsar Alexander III.

Kelompok ini juga melakukan penyerangan terhadap Empirium Ottoman di Turki agar melepas wilayahnya di Armenia. Aksi Narodnaya Volya ini menginspirasi terbentuknya Armenian Revolutionary Federation (Dashnaktsuthium) yang didirikan Christapor Mikaelian pada 1890 dan Internal Macedonian Revolutionary Organization (IMRO) yang didirikan pada 1893 oleh Hristo Tatarchev untuk melawan Ottoman. Sebagian anggotanya malah merupakan alumni Narodnaya Volya.

Kaum anarkis lainnya di Eropa, misalnya Auguste Vaillant, pada 1893, juga memergunakan bom dalam aksinya. Sepanjang tahun 1894-1896, kaum anarkis di Eropa telah membunuh Presiden Perancis Marie Francois Carnot, Perdana Menteri Spanyol Antonia Canovas del Castillo dan Permaisuri Raja Austria-Hungaria, Elisabeth of Bavaria.

Di Eropa Barat, kita beralih melongok kekuasaan Inggris. Salah satu kelompok yang dipertimbangkan sebagai di antara kelompok teroris di masa modern yaitu Fenian Brotherhood dan Irish Republican Brotherhood di Irlandia. Dibentuk pada 1858, keduanya beraksi di Irlandia, Inggris dan Amerika Serikat. Kelompok Fenian juga mulai memergunakan bom dinamit ketika menyerang pemerintahan Inggris kurun 1881-1885. Bila Anda pernah menonton Gangs of New York (2002) yang dilakoni Leonardo di Caprio, mungkin saja akan melihat replika kelompok ini diilustrasi di film tersebut.

Karikatur The Fenian Guy Fawkes karya John Tenniel yang dipublikasikan pada 1867 memerlihatkan aksi teror menggunakan bom.
(foto: wikipedia)

Pada 24 April 1916, kelompok pemberontak Timur (Easter Rebellion), anggota dari grup Irish Volunteers dan Irish Citizen Army menyerang Kantor Pos Pusat Irlandia di Dublin. Mereka memproklamasikan kemerdekaan Republik Irlanda. Pemberontakan itu gagal namun meraih simpati masyarakat yang menganggap mereka pahlawan setelah pemimpin gerakan ini dieksekusi pemerintah Inggris.

Setelah gerakan itu, Michael Collins mendirikan Irish Republican Army (IRA). Sepanjang 1916 hingga 1923, IRA diketahui beraksi dengan menyerang simbol-simbol pemerintahan Inggris. Mereka tercatat menyerang 300 kantor polisi pada 1920. Collins kemudian mendeteksi aksi agen intelijen Inggris di Irlandia yang tercatat atas nama Cairo Gang atau Igoe Gang. Dia menugaskan anggotanya untuk mencari dan membunuh kelompok ini. Aksi ini saling balas dan kemudian menjadi pemicu pada peristiwa puncak di 21 November 1920 ketika belasan polisi dieksekusi di depan publik, membakar gedung dan gudang-gudang di Croke Park, Dublin, Irlandia. Dalam laporan resmi, tercatat 14 orang tewas dan 60-70 luka-luka. Peristiwa ini hingga kini dikenal dengan nama Bloody Sunday.

Peristiwa ini kemudian menginspirasi sebuah lagu dari grup kondang asal Irlandia, U2, Sunday Bloody Sunday. Bono, vokalis U2 sempat dicurigai mendukung bahkan mendonasi aksi IRA. Bono, seorang Irlandia tulen, memang salah seorang terkaya di Irlandia.

Setelah rentetan konflik yang memanjang itu, pada 1921 akhirnya pemerintah Inggris menyetujui perjanjian Anglo-Irish yang menciptakan negara Irlandia yang terdiri dari 26 bagian wilayah.

Sebelum abad ke-19 berakhir, aksi teror juga terjadi di Amerika Serikat. Setelah Perang Sipil, pada 24 Desember 1865, enam anggota Konfederasi mendirikan Ku Klux Klan (KKK). Nathan Bedford Forrest ditunjuk sebagai pemimpinnya. Kelompok ini menghalalkan segala cara untuk mengembalikan supremasi kulit putih. Mereka mengancam, aksi kekerasan dan termasuk membunuh dengan cara yang sadis anggota Partai Republik yang berkulit hitam maupun putih.

Kelompok ini berdiri kembali pada 1915 di Atlanta, Georgia. Mereka tidak hanya meneror kaum kulit hitam, melainkan juga Yahudi, penganut Katolik, hingga pendatang seperti orang-orang Italia. Bila KKK yang pertama lemah dalam soal organisasi, reinkarnasi yang kedua ini cukup kuat dan dikabarkan memiliki 4-5 juta orang anggota.

Reinkarnasi ketiga KKK terjadi di era 1950-1960-an. Selama periode ini mereka kerap beraksi bersama pihak kepolisian di wilayah Selatan Amerika seperti Birmingham, Alabama. Beberapa anggota KKK telah diajukan ke pengadilan karena pembunuhan warga dan anak-anak dalam aksi pemboman Gereja Baptis di Birmingham pada 1963.

KU KLUX KLAN. Setelah Perang Sipil di Amerika Serikat, pada 24 Desember 1865, enam anggota Konfederasi mendirikan Ku Klux Klan (KKK).

Organisasi diindikasikan masih ada hingga kini. Pada April 1997, FBI telah menahan empat anggota True Knight of KKK di Dallas yang disangka merancang perampokan dan pemboman pembangkit listrik tenaga gas. Pada 1999, Kota Charleston, South Carolina, menyatakan KKK sebagai organisasi teroris. Bahkan, pada 2004 lalu, Universitas Louisville menyatakan kampus mereka menyatakan KKK sebagai organisasi teroris.

* * *

Bila itu semua terjadi di Eropa dan Amerika, bagaimana kemudian Islam menjadi tertuduh utama pasca abad millenium? Bila lokus atau areal aksi terorisme di Timur Tengah di mana Islam muncul, justru di kawasan yang sekarang merupakan kawasan paling bergolak di dunia itu, kisah-kisah terorisme tidak dimulai oleh Islam.

(bersambung…)

Bagikan:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*