Sekilas tentang Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin

Lama bertugas di Kopassus dan di Pulau Sumatera.
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin. [foto: dok IG daniel.chardin]

MEDAN | Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) saat ini adalah Mayor Jenderal TNI H Achmad Daniel Chardin SE MSi.

Dilahirkan pada 23 Maret 1967 di Makassar, Sulawesi Selatan, Daniel berasal dari keluarga perantau Minangkabau asal Sungai Aro, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan, Sumatera Barat. Ibunya bersuku Kampai. Namun, Daniel dibesarkan di Sumatera Utara (Sumut), tepatnya di Binjai dan Besilam, Langkat.

Daniel menjabat sebagai Pangdam I/BB sejak sejak 25 Februari 2022 menggantikan Mayjen TNI Hassanudin yang diangkat sebagai Wakil Inspektur Jenderal TNI AD. Sebelum menjadi Pangdam, Daniel berposisi sebagai Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD.

Daniel adalah lulusan Akmil tahun 1990 bidang infanteri, dan lama bertugas di pasukan elit AD, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dari riwayat jabatannya, setamat dari Akmil 1990 dia sebentar menjadi Perwira Pertama (Pama) Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) hingga 1991. Kemudian, sejak 1991 Daniel diterima dan ditugaskan sebagai Pama Kopasuss hingga pangkat Letnan Kolonel pada 2006. Berturut-turut riwayat jabatannya di Kopasuss adalah Pama Kopassus (1991), Dan Unit Yon 12 Grup 1 Kopassus (1991-1992), Dan Unit Yon 31 Grup 3 Kopassus (1992-1994), Dansubtim Yon 31 Grup 3 Kopassus (1994-1995), Dantim Yon 31 Grup 3 Kopassus (1995-1996), Pasi 1/Intel Yon 33 Grup 3 Kopassus (1996—1998).

Daniel lalu naik menjadi Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Mayor dan diangkat menjadi Danden Yon 23 Grup 2 Kopassus (1998—2000). Lalu sebagai Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2000—2002), Kasi 1/Intel Grup 2 Kopassus (2002—2003), Danyon 33 Grup 3 Kopassus (2004—2005), dan terakhir sebagai Pabandya Sintel Kopassus (2005—2006).



Lalu ketika Letnan Kolonel, Daniel ditarik ke pasukan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Dandenintel Kostrad (2006—2007) dan Danyon Intel Kostrad (2007—2009).

Setelah itu, Daniel masuk penugasan teritorial dengan menjabat sebagai Dandim 0101/Aceh Besar (2009—2010) dan Waasintel Kasdam Iskandar Muda (2010—2011).

Dinaikkan pangkat menjadi Kolonel, Daniel masih ditugaskan di Aceh. Dia menjabat sebagai Asintel Kasdam Iskandar Muda (2011—2012). Dari Kodam Iskandar Muda, Aceh, Daniel masuk ke Kodam Bukit Barisan. Danel ditugaskan sebagai Kasrem 031/Wira Bima (2012—2013) di Riau.

Lalu, Daniel ditarik ke Mabes TNI AD sebagai Pamen Denma Mabesad (2013—2014) untuk menjalani pendidikan Sesko TNI. Daniel kemudian bertugas sebagai Paban Utama A1 Bais TNI (2014—2015) dan setelah itu ditugaskan kembali ke daerah Aceh sebagai Danrem 011/Lilawangsa (2015).

Naik pangkat meraih bintang satu, Daniel menjadi Brigadir Jenderal dan ditugaskan sebagai Wadanpussenif Kodiklatad (2015—2016). Dia kembali lagi ke Aceh dan bertugas sebagai Kasdam Iskandar Muda (2016—2020). Setelah dari Aceh ini, Daniel kembali lagi sebagai Wadanpussenif Kodiklatad (2020—2022), tetapi sudah dengan bintang dua, Mayor Jenderal.

Dengan bintang dua ini, Daniel kemudian ditugaskan Sumatera Utara sebagai Pangdam I/Bukit Barisan Daniel sejak 25 Februari 2022.

Dari pernikahannya dengan Dra Hj Intan Ainul Mardiah, Daniel dikaruniai tiga anak, yaitu Annisa Yasmine Mastura SE, Azizy Gladyola Mastura, dan Nabiel Garibaldi Chardin. (*)


sumber: wikipedia

Cari di INDHIE