Kemenag: Umrah Dibuka Lagi 8 Januari

Jemaah haji 1441H/2020 berdoa di depan Ka'Bah, Masjidil Haram, Makkah. Protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat. [Foto: SPA]

JAKARTA | Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementrian Agama, Hilman Latief, menyatakan, penyelenggaraan ibadah umrah akan kembali dibuka pada 8 Januari mendatang. Hilman juga sudah mendapat arahan dari Menag, Yaqut Cholil Qoumas, terkait keharusan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Pemberangkatan jemaah umrah rencananya akan kembali dibuka pada 8 Januari 2022. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan umrah dilaksanakan dengan pengendalian dan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan jemaah,” kata Hilman Latief di Jakarta, pada Kamis (6/1/2022), dilansir dari situs kemenag RI.

Sebelumnya, pihak Direktorat PHU telah menggelar rapat lintas Kementerian/Lembaga terkait penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1443 H pada 3 Januari 2022 lalu. Hilman menegaskan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang akan memberangkatkan jemaah umrah juga wajib melaporkan keberangkatan melalui SISKOPATUH.



Ketentuan lainnya, kata Hilman, keberangkatan dipiroritaskan bagi PPIU yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) melalui Bandara Soekarno Hatta. Kepulangan jemaah umrah juga harus mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Nasional. “Keberangkatan empat penerbangan awal mengacu Kebijakan Umrah Satu Pintu (one gate policy) dengan menggunakan asrama haji Jakarta sebagai lokasi screening kesehatan dan titik awal keberangkatan yang dikoordinasikan oleh asosiasi PPIU,” kata Hilman.

Dia menambahkan, pihaknya telah bersurat kepada PPIU dan Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia terkait dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi ini. Kanwil Kemenag Provinsi dan Kemenag Kab/Kota juga wajib melakukan pengawasan keberangkatan jemaah umrah di wilayah kerjanya. (*)

Cari di INDHIE