Harga Garam Anjlok Dari Rp1.000 Jadi Rp300 Per Kilo

Petani garam. [foto: rmol]

CIREBON | Harga garam terus anjlok sejak akhir tahun 2018 lalu. Selama sekitar 8 bulan lalu, harga garam terus menurun dari Rp1.000 hingga Rp300 per kg di awal Juli sekarang. Padahal, musim perdana panen garam tengah berlangsung, misalnya di Cirebon, Jawa Barat.

“Akhir tahun lalu kita panen, harga garamnya Rp1.000 per kilogramnya, ini untuk garam yang disimpan di gudang. Beberapa bulan turun lagi Rp 800 per kilo, kemudian turun lagi Rp700. Nah sekarang jadi Rp500 per kilonya,” kata Toto (38) petambak garam Desa Rawaurip, Pangenan, Cirebon.



Kini, “Harga garam hasil panen perdana tahun ini hanya dihargai Rp 300 per kg. Selisih Rp 200 dari harga hasil panen tahun lalu yang masih disimpan di gudang-gudang garam milik petambak, yang dihargai Rp500 per kilogramnya,” terang Toto.

“Yang tahun kemarin saja belum laku, sekarang harga garam turun lagi. Garam yang baru dipanen harganya cuma Rp 300 per kilo,” kata Toto.

Dia sendiri meramal harga garam masih akan terus turun karena pasca panen, stok garam akan bertambah. “Kalau harga pertama panen saja Rp300, ya, nanti kalau sudah panen raya bisa mungkin sampai Rp100 sampai Rp50 per kilonya,” tandas dia. (*)


sumber: detik

Cari di INDHIE

Be the first to comment

Leave a Reply