Press "Enter" to skip to content

Tank Kaplan MT/Harimau saat diperlihatkan pada peringatan HUT TNI 5 Oktober 2017 lalu, di Cilegon, Banten. (foto: pindad)

Indonesia-Turki Produksi Tank Kaplan MT setelah 2019

|

ANKARA-indhie | Indonesia dan Turki kini tengah menjalin kerjasama pengembangan dan produksi tank militer kelas menengah, Kaplan MT. Direncanakan, Turki-Indonesia akan memproduksi 200-400 unit mulai 2019 mendatang, dalam sebuah kemitraan antara PT Pindad dan FNSS Turki.

Direktur Jenderal FNSS Savunma Sistemleri (FNSS) Turki, Nail Kurt, mengatakan, tank Kaplan MP berhasil lulus tes kualifikasi yang diperlukan di Indonesia. “Tank itu berhasil dalam tes yang dilakukan untuk mengukur daya tahan dan tembakan, yang dilakukan selama hampir tiga bulan,” kata Kurt, seperti dikutip dari situs yenisafak pada Kamis (6/9/2018).

Kurt mengatakan, tank berbobot 30-35 ton itu direncanakan diproduksi massal antara 200-400 unit dengan anggaran yang diputuskan pasca 2019. “Ada rencana untuk mengubahnya menjadi proyek produksi, kita sekarang dalam fase itu. Anggaran lima tahun akan datang setelah 2019. Total kebutuhan adalah antara 200-400 unit, kita berbicara tentang jumlah yang sangat serius,” tambah Kurt. “Sebanyak 20-25 tank dapat diambil bahkan pada 2018 ini.”

Kurt mengatakan, mereka berharap untuk menandatangani kontrak ekspor pada 2019, menambahkan bahwa kedua negara akan berkontribusi sama terhadap proses manufaktur.

Tank Kaplan MT ini sempat ditunjukkan dalam perayaan Hari Ulang Tahun TNI 5 Oktober 2017 lalu di Cilegon, Banten. Tank Kaplan MT dijuluki “tank harimau”. Abraham Mose (Direktur Utama Pindad) mengatakan, kehadiran medium tank merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri yang mampu bersaing serta merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan alutsista secara mandiri.

“Dengan bangga kami tampilkan medium tank pertama karya anak negeri hasil pengembangan Bersama FNSS, Turki. Kehadiran medium tank ini menunjukan bahwa industri pertahanan dalam negeri sangat mampu untuk menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Abraham dalam situs resmi Pindad pada Oktober 2017 lalu

Tank kelas menengah ini memiliki keunggulan penting seperti penempatan yang mudah dan biaya operasi rendah. Prototipe tank KAPLAN MT pertama kali dipamerkan pada Pameran Industri Pertahanan Internasional ke-13 yang diadakan Mei lalu.

Tank ini dilengkapi peluru 105mm, bermesin diesel, tangki memiliki transmisi otomatis penuh dan mampu membawa tiga anggota awak: pengemudi, penembak dan komandan. Tank ini dapat bergerak dengan kecepatan maksimum 70 kilometer per jam dengan jarak kendaraan 450 kilometer (280 mil). Selain itu, perut tank ini juga memiliki antisipasi terhadap ranjau. (*)

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *