Press "Enter" to skip to content

Edy Rahmayadi saat dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 di Istana Merdeka, Rabu 5 September 2018. (foto: instagram/edy_rahmayadi)

Edy Rahmayadi Gubernur Sumut ke-18

|

JAKARTA-indhie | Letnan Jenderal (Purnawirawan) Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023. Mereka diambil sumpahnya di istana negara oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo pada, Rabu (5/9/2018).

Acara pelantikan dimulai dengan sesi pembacaan Keputusan Presiden kepada sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur. Kemudian, sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur, bersama Presiden Jokowi serta Wakil Presiden Jusuf Kalla, berjalan bersama menuju Istana Negara untuk sesi sumpah jabatan.



Sumpah gubernur yang diucapkan Edy yaitu: “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat nusa dan bangsa.”

Pasca pelantikan, Edy meminta doa dari rakyat Sumut. “Doakan kami mengemban amanah ini. Bismillahirrahmanirrahim,” tulis Edy di akun twitternya.

Dengan demikian, Edy Rahmayadi telah resmi menjadi Gubernur Sumut yang ke-18. Dia menggantikan posisi HT Erry Nuradi yang melanjutkan sisa jabatan Gubernur sebelumnya, Gatot Pujo Nugroho.

Edy merupakan putra daerah Sumut asli, bersuku Melayu Deli. Ayahnya Alm. Kapten TNI Rachman Ishaq, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sumatera Utara di Kota Medan. Isu kampanye putra daerah ini, dinilai sebagai salah satu isu kampanye terkuat yang membawanya duduk di kursi gubernur. Edy mengalahkan Djarot Syaiful Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. (*)

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *