Medan-indhie.com | Harga ekspor minyak sawit mentah atau CPO hingga semester I ini terus mengalami fluktuasi. Ini merupakan imbas dari ampak krisis global yang masih berlangsung.

Meski demikian, Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun, menyebutkan, tren harga ekspor memang menguat. “Karena menguatnya permintaan menyusul industri yang meningkatkan produksi untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Derom, Senin (3/6).

Harga ekspor CPO memang sudah US$ 860 per metrik ton (MT) dan diperkirakan naik lagi pada Juni-Juli hingga mencapai US$ 900 per MT.

Namun, harga yang tren naik itu sulit diprediksi apakah berkelanjutan atau justru melemah kembali mengingat situasi perdagangan dewasa ini sangat dipengaruhi perekonomian global yang masih juga belum stabil. (*)